“Di Kecamatan Kupang Tengah hanya sebagian kecil, tapi di Sulamu dan Takari hampir seluruh mengalami bencana banjir,” ujarnya.
Dia mengatakan pada Minggu sore ini, air sudah berangsur surut, tapi proses evakuasi masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.
“Kalau tadi pagi (air) masih seukuran dada orang dewasa, tapi sore ini sudah mulai surut,” imbuhnya.
Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri dan PMI sedang bekerja sekaligus untuk mendata warga di dua Kecamatan yakni Kecamatan Takari dan Kupang Tengah yang terdampak banjir.
Pemkab juga telah menyediakan sejumlah titik pengungsian di beberapa lokasi seperti gereja dan kantor camat.
Dia menjelaskan petugas BPBD Kabupaten Kupang telah menyalurkan logistik berupa bahan makanan seperti telur dan mi instan bagi masyarakat.
“Bantuan secara untuk penanganan awal sudah (disalurkan) untuk makan seperti beras dan mi instan,” kata Jerry.
Selain itu dari PMI juga telah menyalurkan bantuan seperti air bersih, terpal dan beras.
Hujan yang mengguyur wilayah Kota Kupang dan Kabupaten Kupang sejak Sabtu (24/12) malam hingga Minggu (25/12) telah mengakibatkan banjir di sejumlah titik di Kabupaten Kupang.
Selain merendam ratusan rumah warga, air juga meluap ke jalan raya hingga memutus akses transportasi darat di sekitar Jalan Timor Raya dan mengganggu aktivitas warga dalam merayakan hari Natal. ( Ardian)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.













