Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Opini  

*80 Tahun Merdeka, Saatnya Kabupaten di NTT Melompat Lebih Jauh”*

Avatar photo
Ket. Foto: Dr. Ir. Karolus Karni Lando,MBA. Istimewa

3. Partisipasi masyarakat dalam Musrenbang harus naik lebih dari 50%*.
Masyarakat harus benar-benar dilibatkan, bukan hanya formalitas dalam perencanaan pembangunan.

4. Minimal empat laporan transparansi publik setiap tahun*.
Bupati dan pemerintah kabupaten harus berani melaporkan capaian serta penggunaan anggaran secara terbuka dan berkala.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

5. Penurunan kasus penyalahgunaan anggaran (temuan BPK) minimal 50% dalam lima tahun*.
Integritas keuangan daerah harus diukur secara nyata melalui pengurangan signifikan terhadap temuan audit BPK.
Tantangan ini bukan sekadar cita-cita, melainkan sesuatu yang realistis dicapai bila ada kemauan politik yang kuat.

Kita tidak bisa lagi beralasan keterbatasan anggaran atau SDM. Dunia sudah bergerak menuju tata kelola digital dan transparan. Justru karena keterbatasan itulah, kita di NTT harus berani melompat lebih jauh.

80 tahun merdeka adalah momentum emas untuk menguji kualitas kepemimpinan kita khususnya Bupati-Bupati di NTT. Apakah hanya menjadi pengelola rutin, atau pemimpin transformasional yang meninggalkan jejak sejarah bagi generasinya.

 

Baca Juga :  Penggerudukan Kantor Polrestabes Medan Oleh Puluhan Anggota TNI, Sinyal Kembalinya Watak Otoriter Tantara Orde Baru

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung