Oleh Marianus Gaharpung, dosen FH Ubaya Surabaya
Pesta demokrasi di tingkat lokal yakni Pemilihan Kepala Desa di Desa Rangalaka wilayah terirotial Kabupaten Ende Flores tanggal 25 bulan oktober 2022 dan sudah diplenokan dalam berita acara pada tggl 26 oktober dan ditandatangani oleh BPD Desa Rangalaka yaitu, No: 1. Florianus Telu, peroleh 55 suara. 2. Antonius Mola dengan Perolehan suara 223. Sedangkan 3. Laurensius Nggae dengan perolehan
suara 152. Atas dasar penetapan tertulis panitia yang terpilih secara sah adalah Antonius Mola, peserta nomor urut 2 dalam pemilihan tersebut.
Mengapa dikatakan sah, maka wajib diukur dengan adalah Undang Undang No. 30 tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. Dalam Undang Undang tersebut panitia pemilihan sudah pasti berdasarkan Surat Keputusan Bupati Ende. Sehingga tindakan penetapan panitia atas kemenangan Antonius Mola adalah kategori pemetapan tertulis pejabat tata usaha negara atas nama Bupati Kepala Daerah Pemkab Ende.
Atas dasar logika hukum yang demikian ini, maka alat ukur untuk mengatakan penetapan panitia pemilihan dan disahkan BPD Rangalaka adalah sah dan mengikat umum (erga omnes) yakni warga Desa Rangalaka. Pertama, aspek wewenang, dalam dalam hal ini panitia pemilihan sudah bekerja atas kewenangan mandat dari Bupati Ende yang diatur berdasarkan Perda Bupati Ende, Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pemilihan Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa serta peraturan di atasnya yakni Permendagri No. 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa.
CATATAN REDAKSI :Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut diatas, Anda dapat mengirimkan artikel dan /atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami,sebagaimana diatur dalam pasal (1) ayat (11) dan (12) Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
Artikel/berita dimaksud dapat dikirim melalui email : berita76gmail.com atau ke no kontak : +62 813 3982 5669 / +62 812 3646 2309.