Redaksi76.com || Kupang – Pengembangan energi panas bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), kian menunjukkan arah strategis sebagai bagian dari agenda transisi energi nasional. PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) memperkuat sinergi lintas sektor, termasuk dengan kalangan akademisi.
Dukungan terbaru datang dari Universitas Nusa Cendana (Undana), yang menyatakan kesiapan untuk terlibat aktif dalam pengembangan energi geotermal di Flores. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat peralihan dari energi fosil menuju energi bersih yang berkelanjutan.
Dekan Fakultas Sains dan Teknik Undana, Prof. Philiphi de Rozari, menegaskan bahwa potensi panas bumi di Flores merupakan peluang besar di tengah kekhawatiran menipisnya cadangan energi fosil.
Menurutnya, energi terbarukan akan menjadi kebutuhan utama di masa depan, sehingga pengembangan geotermal perlu didukung secara menyeluruh.
Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan tidak hanya terletak pada aspek teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia (SDM). Oleh karena itu, peningkatan kapasitas masyarakat lokal menjadi kunci agar mereka dapat berperan sebagai pelaku utama, bukan sekadar penonton.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











