Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Korban Penganiayaan Minta Pelaku Ditahan, Polres Ende segera Periksa Terlapor dan Gelar Perkara

Avatar photo

Keduanya pun mengikuti arahan Israf, dan Hasan memilih mengendarai motor memboncengi Fatar sambil menggendong ember ikan tersebut menuju kediamannya mereka.

Namun nasib naas menimpa keduanya, karena setibanya di pertigaan cabang Vulkanologi, keduanya dihadang oleh Daeng Kasim pensiunan ASN Perhubungan yang merupakan kakak dari pelaku Abdulah Kasim alias KOJO. Saat itu Daeng datang tidak sendirian tapi ditemani Midun yang merupakan salah satu anaknya dan langsung menahan dan memukul Hasan pengendara sepeda motor menggunakan telapak tangan yang mengakibatkan kedua kehilangan keseimbangan dan jatuh bersama ember yang sudah terisi ikan tadi.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

“Ember pecah dan ikan pun berserakan ke tanah, melihat ikan sudah berserahkan, pelaku pun menginjak-injak kembali ikan hasil tangkapan itu. Meski dipukul dan ditendang, anak saya Hasan tidak melakukan perlawanan “tandasnya.

Mendengar keributan itu, warga sekitar pun keluar dan berupaya melerai. Melihat keadaan sudah kondusif, Sudirman salah satu anak korban bergegas ke rumah sambil memikul 1 (satu) buah ember yang terisi ikan tadi.

Setibanya di rumah, beliau menceritakan kejadian itu kepada orangtuanya. Mendengar informasi yang disampaikan anaknya itu, Abdul Haris Abu Bakar bergegas menuju tempat kejadian ingin menayakan kepada Daeng Kasim mengapa yang bersangkutan memukul kedua anaknya itu. “Tiba di TKP, saya bertanya kepada Daeng, apa sebab engkau memukul
anak saya, saat itu Daeng mengatakan bahwa sebagai orang tua, saya terlalu kurang ajar karena tidak perna mendidik anak, bunyi motor besar dan mengganggu warga sekitar “ tandasnya.

Mendengar ocehan Daeng itu, korban kemudian menyarankan kepada Daeng agar melaporkan saja kedua anaknya itu kepada pihak yang berwajib supaya bisa bertanggung jawab di hadapan Polisi.

Baca Juga :  SMAK Frateran Surabaya Gelar Grand Camp Frateran 2024, Ini Tujuannya

”Saya bilang ke Daeng, kalau benar demikian lapor saja anak saya ini ke polisi, kalian tidak boleh main hakim sendiri, lebih baik kamu pukul saya dari pada pukul ponaan saya Hasan ini “ pintahnya.

Mendengar penjelasan itu, Abdulah Kasim alias KOJO bersama Midun anak dari Daeng Kasim itu langsung meninju korban menggunakan kepalan tangan dan mengenai muka korban. Darah pun mengalir dan saat itu korban mengaku sempat pingsan.

Melihat muka korban berlumuran darah, warga pun melerai namun Abdulah Kasim alis KOJO kembali mencoba melakukan serangan dan memukul namun dihalau oleh Mohamad Nasir yang merupakan kakak kandung dari korban.

Akibat dari penganiayaan itu, korban mengaku saat ini mengalami gangguan di bagian kepala apalagi penganiayaan itu terjadi dirinya baru sepekan menjalani perawatan medis/operasi
usus. Tidak terima dengan peristiwa yang dialami itu, korban bersama
keluarga akhirnya melaporkan kejadian ke Polres Ende dan melakukan Visum et repertum di RSUD Ende.

“ Kepala saya agak terganggu,kadang pusing dan mual apalagi saat kejadian (penganiayaan) itu saya baru selesai operasi usus di RSUD pak “ tandasnya. (tim)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung