Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Aspal Yang  Retak Di Ruas Jalan  Ndona –Sokoria Bukan Kesalahan PT BCTC

Avatar photo

Ende, Redaksi 76. Com,-  Retak memanjang ( Longitudinal Cracking) kurang lebih 20 meter di sagmen dua ruas jalan Ndona –Sokoria (PLTP) ternyata bukan kesalahan dari PT Bina Citra Teknik Cahaya (BCTC). Keretakan itu akibat penurunan tanah dasar (subgrade).

Hal tersebut ditegaskan kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat Propinsi
NTT, Ir. Benyamin Nahak, MT saat meninjau langsung lokasi pekerjaan tersebut.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

“Ini namanya deformasi, penurunan permukaan tanah yang menyebabkan
kerusakan lapisan beraspal diatasnya dalam bentuk cracking atau retak, bukan kelalian dari rekanan “ tandasnya.

Nampak Retak akibat deformasi atau penurunan muka tanah

Saat meninjau lokasi  itu nampak Kadis Beny Nahak didampingi Kepala Seksi Pembangunan jalan dan jembatan, Martinus Talo, ST, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jarot Nugroho,S.S.T,  Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ende, Nasrul, S.T, pihak PT BCTC dan sejumlah awak media.

Kepada awak media, Kadis Beny menegaskan, penurunan permukaan aspal memanjang  itu akibat tanah dasar  mengalami deformasi permananen sehingga  pihak rekanan tidak bisa disalahkan.  Penurunan tanah ini seringkali dipicu oleh faktor teknis, lingkungan, dan beban lalu lintas.

Retakan itu kata kadis Beny Nahak akibat tanah di bawah lapisan hotmix (tanah dasar/subgrade) mengalami penurunan secara alami, yang mengakibatkan permukaan aspal turun. Selain itu faktor alam dan cuaca pada suhu ekstrim dapat membuat aspal melunak (rutting) atau menyusut, yang memicu keretakan dan deformasi. Pergerakan tanah di bawah jalan (soil settlement) akibat faktor geologis, dapat merusak struktur jalan meskipun pengerjaan hotmix sudah sesuai prosedur.

Baca Juga :  Pasca Bencana Banjir Bandang Di Mauponggo, BPJN NTT Bangun Jembatan Darurat

“Secara teknis, PT BCTC bekerja sudah berdasarkan Job Mix Formula (JMF) dan desain yang diberikan dan perencana jalan sudah memperhitungkan beban lalu lintas yang tepat atau kondisi tanah dasar yang lunak ,” paparnya.

Kadis Beny Nahak saat
meninjau langsung paket pekerjaan Ndona – Sokoria (PLTP)

Sementara itu PPK ruas Ndona – Sokoria (PLTP) Jarot Nugroho, S.S.T menegaskan kerusakan yang terjadi tersebut diluar kendali penyedia.

Kerusakan itu terjadi kata Jarot, akibat deformasi atau penurunan tanah  bukan merupakan kerusakan konstruksi yang dikerjakan oleh PT BCTC.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung