Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Di Pariti, Banjir Menghanyutkan Dua Rumah Dan Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi

Avatar photo

“Di Kecamatan Kupang Tengah hanya sebagian kecil, tapi di Sulamu dan Takari hampir seluruh mengalami bencana banjir,” ujarnya.

Dia mengatakan pada Minggu sore ini, air sudah berangsur surut, tapi proses evakuasi masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

“Kalau tadi pagi (air) masih seukuran dada orang dewasa, tapi sore ini sudah mulai surut,” imbuhnya.

Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri dan PMI sedang bekerja sekaligus untuk mendata warga di dua Kecamatan yakni Kecamatan Takari dan Kupang Tengah yang terdampak banjir.

Pemkab juga telah menyediakan sejumlah titik pengungsian di beberapa lokasi seperti gereja dan kantor camat.

Dia menjelaskan petugas BPBD Kabupaten Kupang telah menyalurkan logistik berupa bahan makanan seperti telur dan mi instan bagi masyarakat.

“Bantuan secara untuk penanganan awal sudah (disalurkan) untuk makan seperti beras dan mi instan,” kata Jerry.

Selain itu dari PMI juga telah menyalurkan bantuan seperti air bersih, terpal dan beras.

Hujan yang mengguyur wilayah Kota Kupang dan Kabupaten Kupang sejak Sabtu (24/12) malam hingga Minggu (25/12) telah mengakibatkan banjir di sejumlah titik di Kabupaten Kupang.

Selain merendam ratusan rumah warga, air juga meluap ke jalan raya hingga memutus akses transportasi darat di sekitar Jalan Timor Raya dan mengganggu aktivitas warga dalam merayakan hari Natal. ( Ardian)

Baca Juga :  PT PELNI Ende Bersama BSI Maslahat Resmikan Fasilitas Sanitasi dan Air Bersih di Desa Ndetuzea, Kecamatan Nangapanda

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung