Redaksi76.com – Dalam upaya memperkuat sinergi multipihak untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ny. Asti Laka Lena, menerima audiensi resmi dari jajaran manajemen Koperasi Kredit (Kopdit) Swastisari pada Minggu, 24 Agustus 2025, di Kupang.
Pertemuan yang berlangsung hangat dan konstruktif tersebut dihadiri oleh Wakil General Manager Kopdit Swastisari, Kasmirus Kopong; Manager Cabang Oelamasi, Hendra Siki; Wakil Ketua Pengurus, Fransiskus Ola Krowin; serta sejumlah jajaran pimpinan koperasi.
Audiensi ini menandai langkah awal kolaborasi strategis antara TP PKK Provinsi NTT dan Kopdit Swastisari dalam merancang dan mengimplementasikan berbagai program sosial, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi keluarga, dengan tujuan mendukung pencapaian target pembangunan sosial inklusif di wilayah NTT.
Fokus Kerja Sama: Literasi Keuangan, Ketahanan Keluarga, dan Intervensi Kesehatan
Dalam diskusi yang berlangsung, kedua belah pihak menyepakati pentingnya integrasi pendekatan sosial dan ekonomi dalam menghadirkan solusi yang menyentuh akar permasalahan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan terpencil.
Ruang lingkup kemitraan ini meliputi program literasi dan edukasi keuangan untuk keluarga, penguatan ketahanan ekonomi rumah tangga, intervensi gizi dalam rangka penanggulangan stunting, serta pelaksanaan kegiatan sosial kemanusiaan, termasuk operasi katarak dan bibir sumbing secara gratis bagi masyarakat kurang mampu.
“Beberapa inisiatif positif telah kita identifikasi dalam pertemuan ini. Kami berharap seluruh rencana dapat difinalisasi dalam waktu dekat agar implementasinya dapat dimulai pada bulan Oktober 2025,” ujar Ny. Asti Laka Lena dalam sambutannya.
Operasi Katarak dan Bibir Sumbing: Aksi Nyata Menyongsong Hari Kesehatan Nasional
Sebagai bentuk nyata dari sinergi ini, TP PKK Provinsi NTT dan Kopdit Swastisari merencanakan pelaksanaan bakti sosial operasi katarak dan bibir sumbing pada bulan November 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional.
Kegiatan ini akan difokuskan pada anak-anak usia sekolah (SD, SMP, SMA) yang berdomisili di wilayah Kabupaten Kupang, khususnya pada wilayah kerja Kantor Cabang Swastisari Oelamasi, yang mencakup Amfoang dan Amarasi.
Pelayanan medis ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi atas permasalahan kesehatan fisik, namun juga mendorong pemulihan rasa percaya diri anak-anak serta meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh.
Komitmen Swastisari terhadap Tiga Program Prioritas TP PKK NTT
Sebagai mitra strategis, Kopdit Swastisari menyatakan dukungan penuh terhadap tiga program prioritas TP PKK Provinsi NTT, yaitu:
1. Gempur Stunting,
2. Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, dan
3. Pencegahan Kekerasan terhadap Ibu dan Anak.
Wakil General Manager Swastisari, Kasmirus Kopong, menegaskan bahwa koperasi sebagai lembaga ekonomi rakyat tidak boleh hanya berfokus pada aspek finansial semata, melainkan juga memiliki tanggung jawab sosial yang melekat.
“Koperasi Swastisari tidak boleh menjadi menara gading. Kita harus hadir menjawab persoalan-persoalan nyata masyarakat, khususnya mereka yang hidup di wilayah terluar dan tertinggal,” tegasnya.
Ia juga menyoroti bahwa tekanan ekonomi yang tidak tertangani kerap menjadi akar munculnya kekerasan dalam rumah tangga, khususnya terhadap ibu dan anak. Oleh karena itu, Swastisari siap mendukung edukasi dan pembinaan ekonomi rumah tangga sebagai bagian dari solusi jangka panjang.
Implementasi Program Dimulai Oktober 2025
Kemitraan TP PKK NTT dan Kopdit Swastisari dijadwalkan mulai terealisasi pada Oktober 2025, dengan prioritas awal pada program Gempur Stunting yang akan dilaksanakan di beberapa titik intervensi yang ditetapkan oleh TP PKK.
Sementara itu, kegiatan bakti sosial kesehatan akan berlangsung pada November 2025 dengan fokus pada intervensi bedah katarak dan bibir sumbing, sebagai bagian dari kontribusi nyata menyambut Hari Kesehatan Nasional.
TP PKK NTT dan Kopdit Swastisari optimis bahwa kolaborasi ini dapat menjadi model percontohan kolaboratif yang berkelanjutan, menyentuh aspek sosial, kesehatan, dan ekonomi secara terintegrasi demi kemajuan masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Penulis: Arnoldus Dewa
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














