SMPN 11 Borong Selenggarakan Workshop Literasi dalam Rangka Peningkatan Kompetensi Siswa

Avatar photo
Berita76.Com
Ket. Foto: Siswa SMPN 11 Borong. Istimewa

Redaksi76.com – Dalam upaya mengembangkan budaya literasi sekaligus meningkatkan kompetensi dasar peserta didik, SMP Negeri 11 Borong, yang berlokasi di Kelurahan Satar Peot, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, menyelenggarakan Workshop Literasi pada Senin, Selasa, 8–9 September 2025.

Kegiatan ini berlangsung di ruang laboratorium sekolah dan secara khusus diikuti oleh siswa kelas VII sebagai bagian dari program orientasi literasi dini.

Acara dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Sekolah, Yustina Mina, M.Pd., yang dalam sambutannya menegaskan bahwa literasi merupakan fondasi utama dalam membentuk peserta didik yang berpikir kritis, kreatif, serta mampu mengelola informasi secara bijak di era digital saat ini.

“Syukur kepada Tuhan, pelaksanaan Workshop Literasi kali ini bertepatan dengan peringatan Hari Aksara Internasional. Ini menjadi momentum strategis bagi sekolah dalam memperkuat implementasi literasi baca-tulis sebagai bagian integral dari proses pembelajaran,” ungkap Yustina.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan literasi bukanlah hal baru di SMPN 11 Borong. Sekolah telah menerapkan berbagai strategi berkelanjutan seperti program 15 menit membaca sebelum pelajaran dimulai, pengembangan sudut baca kelas, publikasi karya siswa melalui majalah dinding, serta pemanfaatan pohon literasi dan kelas kaya teks.

Tak hanya itu, kegiatan literasi juga rutin dilaksanakan setiap hari Jumat sebagai bagian dari program pembinaan karakter peserta didik.

“Harapannya, seluruh rangkaian kegiatan ini berdampak nyata terhadap peningkatan hasil belajar siswa, inovasi dalam pembelajaran, serta terwujudnya generasi cerdas, berkarakter, menuju Indonesia Emas 2045,” imbuhnya.

Sementara itu, Robertus Natur, S.Pd., selaku guru pendamping dalam kegiatan ini, menekankan pentingnya penanaman kebiasaan membaca sejak dini, khususnya bagi peserta didik baru.

Baca Juga :  Rakor Bunda PAUD Provinsi NTT Dorong Sinergi Lintas Sektor Menuju Generasi Emas Indonesia 2045