Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Berita  

Pemilik Lahan Siap Dukung Pembangunan TPST Di Desa Bheramari

Avatar photo
Kades Mbheramari

“Warga desa Bheramari dan desa penyangga mendukung pembangunan TPST karena sejalan dengan agenda nasional dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi, melalui pengelolaan sampah yang lebih efisien dan berkelanjutan,” katanya.
Menurut kades Pua Salama, dukungan tersebut diberikan karena Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) lebih kompleks dan aktif mengolah sampah menjadi produk bernilai. Berbeda dengan TPA ( Tempat Pemrisesan Akhir) seperti yang selama ini yang berada di Rate kelurahan Tanjung. Di sana (TPA Rate) adalah fasilitas akhir untuk menimbun residu sampah yang tidak dapat diolah menggunakan metode lendfill terkontrol.

“Ini penjelasan dan tenaga ahli dari ITB, DLHD Ende dan pihak terkait saat sosialisasi kepada warga dan perwakilan warga dan sesepuh dan enam desa tentangga/ penyangga di Kantor desa Bheramari, perbedaan utamanya terletak pada fungsinya, TPST itu melakukan daur ulang sampah, pengolahan hingga pemrisesan akhir, sedangkan TPA seperti di Rate kelurahan Tanjung itu adalah merupakan titik akhir dari perjalanan sampah/ tempat sampah yang tidak bisa diolah, yang menyebabkan lalat, bau dan polusi udara ” tandasnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!
Warga Desa Bheramari dan perwakilan desa penyangga mengikuti sosialisasi di Kantor Desa Bheramari

Program pemerintah Bupati Yosef Badeoda seperti TPST ramah lingkungan kata kades Pua Salama, harus didukung karena memberi nilai tambah, mengurangi dampak sampah terhadap lingkungan.
Ia menyebutkan pemerintah desa dan warga Bheramari siap memberikan dukungan serta koordinasi pihak kecamatan Nangapanda, Dinas Lingkungan Hidup (DLHD), Dinas PUPR, dan pihak- pihak terkait agar pembangunan TPST di Mauho’o tersebut bisa segera terwujud.

Pembangunan TPST di Mauho’o desa Bheramari kata Kades Pua Salama, membutuhkan tenaga kerja mulai dari perencanaan hingga operasional harian.

Baca Juga :  Djafar Ahmad Tidak Sedang Bermimpi Tetapi Sudah Memberikan Bukti

” Kita butuh penyerapan tenaga kerja yang berasal dari desa Bheramari dan desa- desa tetangga/ penyangga mulai dari tenaga harian, tukang, tenaga administrasi, pekerja sortir/ pemilah sampah yang dibantu mesin untuk memisahkan jenis sampah ( organik, anorganik, B3)” paparnya. ( tim)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung