Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Berita  

Oknum DPRD Ende Diduga Dalangi Aksi Penolakan Jual Beli Tanah Untuk TPST Bheramari

Avatar photo

Ende, Redaksi 76.Com,– Aksi penolakan terhadap proses pembelian tanah yang berada di Mauho’o desa Bheramari kecamatan Nangapanda untuk dijadikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), oleh sekelompok warga diduga didalangi oleh oknum anggota DPRD Ende yang sakit hati dengan bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, S.H, M.H.

Hal tersebut ditegaskan Pua Nasar, ahli waris tanah Mauho’o desa Bheramari kecamatan Nangapanda yang dikonfirmasi tim media ini melalui sambungan saluler pada Kamis (15/1/2026) pukul 09.28 wita.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!
Penyerahan lahan secara simbolis dari ahli waris kepada Bupati Ende

Pua Nasar mengaku pada hari Selasa (13/1/2026) dirinya didatangi oleh salah satu oknum anggota DPRD Ende yang difasilitasi oleh kepala desa Bheramari, Pare Pua Salama di kantor desa Bheramari. Saat pertemuan itu oknum anggota DPRD Ende mengaku sakit hati dengan bupati Yosef Badeoda yang selama ini bersitegang dengan lembaga dewan dan mewanti wanti Pua bahwa uang yang digunakan  untuk membeli tanah di Mauho’o oleh bupati Yosef Badeoda  itu tanpa ada persetujuan DPRD Ende.  Usai menyampaikan hal itu, oknum anggota dewan ini juga bahkan terkesan membujuk rayu melalui pendekatan kekeluargaan agar membatalkan proses jual beli tanah tersebut.

“Waktu itu saya tegaskan siapapun pembelinya bagi saya tidak penting, mau gubernur, bupati, pengusaha, individu pun silahkan jika ada yang beminat sepanjang prosesdur nya tidak melanggar aturan hukum dan tidak melalui calo/ makelar.” tandasnya.

Soal ketidak harmonisan hubungan Bupati Ende dengan lembaga Dewan, Pua meminta agar dirinya tidak ditarik- tarik dalam kepentingan politik lokal dan mengadu domba sesama keluarganya.

Baca Juga :  Pemilik Caffe Kaki Lena Hills Kecam Tindakan Satpol PP Ende yang Masuki Area Privat saat Razia

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung