Redaksi76.com || Ende – Respons kemanusiaan terhadap warga terdampak gempa di Pulau Flores terus digencarkan. Kapal Patroli Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), KP Pomana XXII-3017, tiba di Dermaga Pelabuhan Soekarno, Kabupaten Ende, Minggu (30/8/2026) pukul 12.30 Wita, membawa ratusan paket bantuan logistik untuk masyarakat terdampak bencana.
Bantuan tersebut disiapkan untuk mendukung percepatan penanganan pascagempa sekaligus memenuhi kebutuhan dasar warga di tiga kabupaten, yakni Ende, Nagekeo, dan Sikka.
Sejumlah kebutuhan pokok dan perlengkapan penunjang kehidupan warga selama masa tanggap darurat diangkut menggunakan kapal patroli tersebut. Logistik itu meliputi bahan pangan, perlengkapan pengungsian, pakaian, fasilitas memasak, kebutuhan sanitasi, hingga pasokan ikan segar.
Secara keseluruhan, bantuan yang berhasil diturunkan dari KP Pomana XXII-3017 mencapai 502 dus, 61 karung, dan 10 coolbox.
Rinciannya antara lain 393 dus mi instan, 52 karung beras dengan ukuran 40 kilogram dan beras SPHP 5 kilogram, serta 10 coolbox ikan segar yang merupakan pasokan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT.
Selain itu, terdapat 5 dus minyak goreng, 62 dus biskuit dan makanan ringan, 50 tikar kecil, 12 tikar besar, 50 selimut, satu bal pakaian bayi, serta sembilan karung pakaian layak pakai.
Untuk mendukung kebutuhan warga di lokasi pengungsian, bantuan juga mencakup 30 unit kompor portabel dan 240 tabung gas portabel, 20 dus air minum, perlengkapan kopi dan roti, serta tiga dus deterjen.
Setibanya di Pelabuhan Soekarno Ende, proses serah terima bantuan dilakukan secara resmi oleh Ipda Jailani kepada Kapolres Ende yang diwakili Kabag Log Polres Ende, AKP Ridwan, S.H.
Proses bongkar muatan dan pengamanan distribusi logistik turut mendapat dukungan personel Polres Ende. Personel Satuan Polairud Polres Ende di bawah pimpinan AKP Sudarmin bersama personel Satuan Lalu Lintas dikerahkan untuk memastikan proses penanganan berlangsung cepat dan tertib.
Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla,
menyampaikan apresiasi kepada Kapolda NTT, Ditpolairud Polda NTT, serta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT atas respons cepat dalam mengirimkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa.
“Bantuan logistik sebanyak 502 dus makanan pokok, 61 karung pakaian dan logistik harian, serta 10 coolbox ikan segar yang dibawa oleh KP Pomana XXII-3017 telah kami terima secara resmi di Pelabuhan Soekarno Ende dalam keadaan aman dan lengkap,” ujar Yudhi.
Menurut dia, seluruh bantuan tersebut akan segera dikonsolidasikan untuk kemudian didistribusikan ke posko-posko pengungsian dan titik-titik terdampak gempa di wilayah Flores.
Personel Polres Ende, mulai dari Satuan Polairud hingga Satuan Lalu Lintas, disiagakan untuk memastikan distribusi berjalan lancar, tepat sasaran, dan tidak mengalami hambatan di lapangan.
“Polri terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya mereka yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Polri untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung proses penanganan dan pemulihan di wilayah terdampak,” kata Yudhi.
Ia menegaskan, penanganan bencana membutuhkan sinergi dan semangat gotong royong dari seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, bantuan kemanusiaan tidak semata-mata berbicara mengenai pemenuhan kebutuhan material, tetapi juga merepresentasikan kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang menghadapi situasi darurat.
“Bantuan ini bukan hanya dipandang sebagai bantuan materi, tetapi juga sebagai wujud kehadiran negara dan kepedulian terhadap masyarakat,” ujarnya.
Proses pembongkaran seluruh muatan bantuan rampung pada pukul 13.30 Wita. Seluruh logistik diturunkan dalam kondisi aman, lancar, dan terkendali.
Setelah proses bongkar muatan selesai, bantuan langsung dipersiapkan untuk memasuki tahap distribusi menuju posko-posko pengungsian serta sejumlah titik yang terdampak gempa di wilayah Flores.
Kehadiran KP Pomana XXII-3017 menjadi bagian dari respons terpadu aparat kepolisian dan sejumlah instansi terkait dalam memastikan rantai bantuan kemanusiaan tetap bergerak di tengah situasi pascabencana, sekaligus mempercepat pemulihan masyarakat di wilayah terdampak.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.













