Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Helikopter Polri Tembus Desa Terisolir di Ende, Salurkan Bantuan Logistik Bagi Warga Terdampak Gempa

Avatar photo
Reporter : Arnold Dewa Editor: Tim
Ket.Foto: Kapolres Ende, Gunakan Helikopter Salurkan Bantuan Bagi Warga Terisolasi di Kabupaten Ende. Istimewa

Redaksi76.com – Kepolisian Resor Ende, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), mengambil langkah cepat untuk menjangkau warga terdampak gempa di wilayah yang terisolasi.

Dengan mengerahkan helikopter Polri P-3202 milik Polda NTT, jajaran Polres Ende menyalurkan bantuan logistik ke Desa Nila dan Desa Kekasewa, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Sabtu (29/8/2026).

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Operasi kemanusiaan melalui jalur udara tersebut dilakukan menyusul terputusnya akses darat serta kondisi cuaca laut yang ekstrem pascagempa.

Kedua desa tersebut selama ini hanya dapat dijangkau melalui jalur laut, sementara aktivitas transportasi laut warga terhenti akibat cuaca buruk dan kekhawatiran masyarakat untuk kembali melaut setelah rangkaian guncangan gempa.

Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Ende, Ny. Yuke Yudhi Franata, turun langsung dalam operasi pendistribusian bantuan tersebut.

Menurut Yudhi, kondisi geografis Desa Nila dan Desa Kekasewa menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan pascabencana.

Ketiadaan akses jalan darat membuat kedua wilayah tersebut sangat bergantung pada transportasi laut. Namun, kondisi cuaca yang tidak bersahabat menyebabkan jalur tersebut untuk sementara tidak dapat diandalkan.

“Desa Nila dan Desa Kekasewa merupakan wilayah yang secara geografis cukup sulit dijangkau. Ketika transportasi laut terhenti akibat cuaca ekstrem, jalur udara menjadi solusi tercepat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap dapat terpenuhi,” ujar Yudhi.

Sejak gempa terjadi, akses menuju kedua desa tersebut mengalami kendala serius. Kerusakan infrastruktur dan medan yang ekstrem menyebabkan kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas.

Akses darat yang masih memungkinkan sebelumnya hanya mencapai wilayah Ngalupolo hingga Wolotopo.

Baca Juga :  Bupati Ende Dorong Profesionalisme Pengurus Kopdes Merah Putih: Tekankan Tata Kelola yang Transparan dan Akuntabel

Situasi tersebut mendorong Polres Ende berkoordinasi dengan Kapolda NTT untuk mengerahkan helikopter guna mendistribusikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak. Bantuan bahan pokok selanjutnya disalurkan melalui operasi udara ke titik-titik pengungsian warga.

Yudhi menegaskan, operasi tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian untuk memastikan tidak ada masyarakat terdampak bencana yang luput dari jangkauan bantuan.

“Seluruh desa lainnya di wilayah Kabupaten Ende sejauh ini telah berhasil dijangkau melalui jalur darat. Fokus utama operasi udara saat ini adalah Desa Nila dan Desa Kekasewa sebagai titik yang paling krusial. Kami tetap peduli dan hadir untuk masyarakat. Warga di sana adalah bagian dari keluarga kami,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat terdampak agar tetap tenang dan bersabar selama proses pemulihan berlangsung. Warga diminta mengikuti arahan petugas serta terus berdoa agar situasi pascabencana segera kembali kondusif.

Warga: Bantuan Pertama Sejak Gempa

Kedatangan bantuan melalui jalur udara disambut haru oleh masyarakat Desa Nila dan Desa Kekasewa. Di tengah keterbatasan akses dan kondisi pascabencana, warga menyampaikan apresiasi atas perhatian serta respons cepat jajaran Kepolisian Republik Indonesia.

Perwakilan warga Desa Nila mengungkapkan bahwa bantuan yang dikirimkan Polda NTT menjadi bantuan pertama yang mereka terima sejak gempa melanda wilayah tersebut.

“Kami masyarakat Desa Nila mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda NTT yang sudah menyalurkan bantuan. Sejak awal terjadinya gempa, kami belum pernah mendapatkan bantuan dari pihak mana pun. Bantuan dari Bapak Kapolda ini adalah bantuan pertama yang kami terima,” ujar perwakilan warga.

Ungkapan serupa disampaikan masyarakat Desa Nila dan Kekasewa yang turut mendoakan kesehatan serta keselamatan bagi jajaran kepolisian yang telah hadir membantu mereka di tengah situasi sulit.

Baca Juga :  Dinas Perpustakaan Ende Hadirkan Perpustakaan Keliling di Jumpa SEKAMI Kevikepan Ende, Perkuat Literasi bagi 1.365 Anak

“Terima kasih, Bapak Kapolda, dari kami masyarakat Desa Nila dan Kekasewa. Semoga Bapak dan keluarga besar Polri senantiasa diberikan kesehatan dan kesejahteraan,” kata warga.

Penyaluran bantuan melalui helikopter tersebut sekaligus menjadi simbol kehadiran negara di tengah masyarakat yang berada dalam kondisi sulit akibat bencana. Bagi warga Desa Nila dan Desa Kekasewa, bantuan tersebut tidak sekadar memenuhi kebutuhan logistik, tetapi juga menghadirkan harapan bahwa mereka tidak menghadapi masa pemulihan seorang diri.

Di tengah keterbatasan akses dan beratnya kondisi geografis, langkah Polres Ende dan Polda NTT menunjukkan bahwa operasi kemanusiaan tetap dapat menjangkau wilayah paling terpencil sekalipun ketika jalur konvensional tidak lagi memungkinkan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung