Desak Penghapusan Pensiun Anggota Dewan
Lebih lanjut, Erles juga menyoroti kebijakan pemberian uang pensiun bagi anggota legislatif, yang menurutnya tidak relevan dan hanya membebani keuangan negara.
“Pemberian pensiun kepada anggota DPR yang notabene hanya menjabat lima tahun adalah kebijakan tidak masuk akal. Ini hanyalah beban tambahan bagi rakyat. Hapuskan saja!” ucapnya lantang.
Penutup: Demokrasi Bukan Milik Keluarga
Menutup pernyataannya, Erles melontarkan sindiran keras kepada praktik politik dinasti yang menurutnya tidak lebih dari bentuk lain oligarki keluarga.
“Rakyat membutuhkan wakil yang benar-benar lahir dari perjuangan rakyat, bukan pasangan suami-istri yang bersekongkol di bawah satu atap lalu menguasai lembaga publik. Demokrasi bukan milik keluarga. Demokrasi adalah milik seluruh bangsa,” pungkasnya dengan penuh penekanan.
Penulis: Arnold Dewa
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.













