Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Berkat Pendekatan Ketua ASKAB Ende Dengan Asprov NTT, ETMC 2025 Resmi Kembali ke Kabupaten Ende,

Avatar photo
Ket. Foto : Yadin Pua Rake, Ketua ASKAB Ende dan Ketua Komisi V DRPD Provinsi NTT. Istimewa

Redaksi76.com Perhelatan akbar El Tari Memorial Cup (ETMC) 2025, turnamen sepak bola paling prestisius di level Liga 4 zona Nusa Tenggara Timur (NTT), dipastikan akan digelar di Kabupaten Ende.

Keputusan final ini ditetapkan setelah rapat Exco Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI NTT yang menghasilkan kesepakatan bulat untuk mengembalikan mandat tuan rumah kepada Kabupaten Ende.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Ende, Muhamad Supriyadin Pua Rake, dalam keterangannya kepada media (13/8/2025), menyampaikan bahwa pihaknya telah berhasil meyakinkan jajaran pengambil kebijakan di tingkat Asprov PSSI NTT.

Proses panjang dan dialog intensif berbuah manis dengan dikukuhkannya kembali Ende sebagai lokasi penyelenggaraan turnamen kebanggaan masyarakat NTT tersebut.

“Melalui koordinasi yang intens dan pendekatan persuasif, kami berhasil meyakinkan pengurus Asprov. Akhirnya, melalui mekanisme rapat Exco, diputuskan bahwa ETMC 2025 secara resmi dikembalikan ke Bumi Pancasila, Kabupaten Ende,” ujar Yadin, sapaan akrab Ketua Askab Ende.

Lebih lanjut, Yadin menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ende bersama DPRD telah menjalin komunikasi intens untuk mempersiapkan segala kebutuhan teknis dan non-teknis pelaksanaan turnamen. Salah satu aspek krusial yang tengah difokuskan adalah kesiapan anggaran.

Asprov PSSI NTT, lanjutnya, telah menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang mencakup seluruh komponen kebutuhan penyelenggaraan, mulai dari hadiah pertandingan, perangkat wasit, keamanan, hingga akomodasi peserta. Estimasi anggaran yang diajukan mencapai angka Rp 1,5 miliar.

“Secara prinsip, Pemerintah Daerah Kabupaten Ende melalui Bapak Bupati telah menyatakan komitmennya untuk mendukung anggaran tersebut. Koordinasi dengan DPRD juga telah dilakukan sebagai bentuk sinergi antarlembaga demi suksesnya pelaksanaan ETMC,” tegas Yadin.

Baca Juga :  Pernyataan Yani Kota Cs Bukan Muncul Dari Pinggir Jalan, Syaiful; Tim Transisi Jangan Ngawur Menilai

Yadin juga mengapresiasi peran aktif Gubernur NTT, Melki Laka Lena, yang dinilai telah memberikan kontribusi strategis dalam mendorong pengambilan keputusan yang adil dan konstruktif di tingkat Asprov.

“Kami menyampaikan penghargaan tinggi kepada Bapak Gubernur yang telah menunjukkan kepedulian besar terhadap persepakbolaan daerah, khususnya dalam mendukung kembalinya ETMC ke Ende,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, keputusan ini sekaligus merevisi keputusan sebelumnya yang sempat memindahkan lokasi penyelenggaraan ETMC dari Ende ke Kota Kupang, dengan dalih efisiensi anggaran dan situasi politik daerah.

Keputusan tersebut memicu reaksi keras dari Bupati Ende, Yoseph Badeoda, serta menuai kritik tajam dari publik dan insan sepak bola Ende.

“Keputusan sebelumnya jelas tidak rasional. Kami meminta Asprov untuk merevisi dan mengembalikan hak Ende sebagai tuan rumah, sesuai hasil Kongres Asprov Maret lalu,” tegas Bupati Badeoda dalam pernyataan sebelumnya.

Desakan publik dan konsistensi pemerintah daerah akhirnya mengantar keputusan final: ETMC 2025 akan digelar di Kabupaten Ende pada Oktober 2025 mendatang.

Kembalinya turnamen ini ke Ende bukan hanya sebuah kemenangan administratif, melainkan juga simbol dari semangat kolektif masyarakat dalam merawat tradisi dan marwah sepak bola NTT.

Penulis: Arnold Dewa

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung