Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Penggerudukan Kantor Polrestabes Medan Oleh Puluhan Anggota TNI, Sinyal Kembalinya Watak Otoriter Tantara Orde Baru

Avatar photo

Karena itu pada dua peristiwa yang terjadi terakhir ini, harus menjadi pelajaran penting bagi pimpinan TNI untuk berbenah dan sekaligus mencekal kembalinya watak TNI Orde Baru bersama sisa-siaa kekuatan otoriter Orde Baru yang gejalanya sudah nampak di depan mata.

Karena itu baik tindakan PUSPOM TNI ketika menarik dua anggota TNI yang tertangkap tangan dalam OTT KPK, maupun tindakan brutal anggota TNI dalam urusan sipil di Polrestabes Medan, jangan dipandang sebagai persoalan yang bersifat insidentil.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Kita ini sedang menghadapi sebuah grand design yang sistimatis dan terstruktur, ada hidden agenda untuk mengembalikan kekuasaan otoriter Orde Baru dan kedigdayaan TNI ketika era Orde Baru berkuasa selama 32 tahun, di mana TNI berkuasa di hampir semua lini kekuasaan pemerintahan.

REFORMASI GAGAL PERMANEN

Apa yang terjadi dengan tindakan nekad anggota TNI beberpa waktu terakhir dan yang terbaru adalah PUSPOM TNI dengan KPK dan Anggota TNI dengan Polrestabes Medan, jelas sebagai tindakan nekad dan brutal karena tidak sejalan dengan cita cita reformasi, yaitu TNI tidak dibenarkan bertindak memasuki yurisdiksi sipil.

Pada sisi lain, bergabungnya beberapa Jend TNI Purnawirawan era Orde Baru yang selama ini ikut dalam pemerintahan reformasi, seperti Jend TNI Purn. Wiranto, Subagyo HS, Syafri Syamsuddin, Prabowo Subianto dkk. di kubu Bacapres Prabowo Subianto, bukan sebuah kebetulan, tetapi ini ada korelasi, ada semangat yang sama kembali bersemi, yaitu bangkitnya sistem Orde Baru dan Reformasi hanya tinggal nama.

Ada sinyal-sinyal kuat bahwa sisa-sisa kekuatan Orde Baru sekarang sedang bersatu dan tunjuk hidung membangun kekuatan mengakhiri sistim pemerintahan reformasi yang menurut perhitungan mereka hanya tinggal nama dan menunggu moment yang tepat.

Baca Juga :  Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Mereka tidak sedang berjudi, tetapi mereka secara terstruktur dan sistimatis tengah membangun kekuatan untuk ambil kembali panggung politik, mengembalikan kejayaan Orde Baru, pada pemerintahan yang akan datang.

Kekuatan mereka semakin bertambah dengan bergabungnya sejumlah aktivis reformasi, sisa-sisa kekuatan keluarga Cendana dll., ini bukan sesuatu yang mustahil bakal membuat reformasi gagal permanen, tetapi juga sekaligus program pembangunan berkelanjutan akan tinggal kenangan.)*

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung