Redaksi76.com – Semangat membara terasa dari langkah-langkah ringan yang berderap bersama. Sabtu (9/8/2025) pagi, ratusan perempuan dari berbagai penjuru Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, tumpah ruah.
Mereka menyatu dalam gerakan yang tak hanya menyegarkan tubuh, tapi juga menggugah kesadaran. Saatnya “Bergerak Bersama, Belajar Bersama”
Mereka datang dengan penuh warna. Itu tampak dari pakaian adat yang dikenakan. Ada yang membalut tubuhnya dengan kain tenun dari Timur ,Manggarai ,Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka,Flores Timur, Belu, Rote, Sabu Lembata, Alor, Sumba, dan Manggarai. Simbol budaya sebagai penanda identitas, kekuatan, dan keteguhan perempuan NTT.

Di tengah kerumunan, ada sosok Asti Laka Lena, Ketua TP PKK Provinsi NTT yang mengenakan sarung tenun berpadu kaos TP PKK. Asti memimpin langkah para perempuan dari berbagai latar belakang. Ada ibu rumah tangga, guru, aktivis, pelajar, hingga ASN.
“Perempuan NTT bisa. Bisa bersuara, bisa berkarya, bisa memimpin,” ujar Asti dengan nada penuh keyakinan.
Dalam gerakan ini, jalan santai bukan sekadar olahraga melainkan sebagai panggung solidaritas dan kesadaran kolektif. Sepanjang rute, para peserta menyuarakan berbagai pesan penting.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.













