Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Serahkan Bantuan Sound System Saat Reses, Martinus Tata: Hatimu Sama Dengan Hatiku

Avatar photo

Selanjutnya, pada saat sesi diskusi usulan masyarakat KUB berdatangan diantarannya, usulan dari suster Yosefin meminta untuk dibangun tembok penahan tanah, karena jalur kali mati pada dinding tebing kali mati sangat dekat dengan biara komunitas suster wajah Kudus, sebelumnya berjarak 4 – 5 meter namun sekarang bibir kali sudah tipis, dan meminta tolong untuk perhatikan drainase juga karena saat hujan lokasi itu jadi sasaran tumpukan sampah yang dibawa air., warga RT/RW 01/01 mengusulkan rabatnisasi yang tersisa 20 meter, jalur samping biara bagian timur., pengurus KUB mengusulkan bantu kursi dan tenda jadi untuk kegiatan KUB, usulan untuk perjuangkan lampu jalan, karena selama ini jalan jalur Ndona sepertinya gelap tidak ada lampu padahal dekat kota Ende tapi rasa kampung., Usulan mesin potong rumput untuk dipakai kerja bakti, karena selama ini kerja bakti bersih jalan, kami kesulitan mesin potong rumput., Kemudian usulan rabatnisasi untuk jalan yang sudah dibuka tapi belum ada rabat, kalau bisa sekalian dengan tembok penahan tanah, dan jalur drainase.

Pada kesempata yang sama Anggota DPRD Martinus Tata langsung menanggapi terkait usulan masyarakat, untuk usulan yang memerlukan anggaran besar mestinya melalui musrenbang jika berharap di anggaran pokir, dirinya mengharapkan untuk bersabar tapi usulan itu tetap dicatat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Ia juga katakan, belum bisa menjanjikan kapan bisa menjawabi usulan itu, karena akan memasuki tahun politik. Sebab situasi tahun politik, pihaknya belum tau ada atau tidak anggaran untuk pokir. Jika sampai periode berikutnya,itu pasti akan direalisasikan melalui anggaran pokir.

Baca Juga :  Dinilai Tidak Berkompeten,  PMKRI Cabang Ende Desak Bupati Ende Bubarkan TP2D

“Untuk usulan yang besar, saya berharap kita bersabar karena kami belum tau ada atau tidak pokir, jika sampai periode berikutnya, usulan itu saya pastikan akan direalisasikan”, ujarnya.

Terkait lampu penerangan jalan, dirinya akan berkomunikasi dengan pihak pemerintah terkait, untuk menyampaikan langsung keluhan masyarakat, dan sekaligus meminta agar bisa kembali memasang lampu jalan demi kenyamanan masyarakat yang melintasi jalur ke arah Ndona.

“Saya akan menghadap langsung dibagian Kabag umum Pemda Ende. Jika ada anggaran yang disiapkan, mungkin bisa dipasang lampu penerangan jalan. Saya berharap, jika sudah dipasang harap kita semua sama sama menjaga dari perilaku anak anak yang nakal”, imbuhnya.

Setelah menanggapi usulan masyarakat pada sesi diskusi, secara langsung anggota DPRD ini menjawab usulan bantuan kursi untuk KUB sebanyak 50 buah, yang akan diserahkan sebelum paskah. Selain itu, diberikan bantuan 10 sak semen untuk salah seorang warga yang mau mengerjakan tembok penyokong.

Dirinya menambahkan, untuk bantuan yang diberikan bisa dipergunakan untuk kepentingan banyak orang, dan tetap menjaga hari agar jangan kelain hati. Mengingat bantuan yang diberikan didasari dari “Hatiku sama dengan Hatimu”. (B76/Tim)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung