“Para praktik pengajar ini dituntut untuk menyelesaikan modul modul yang sudah ditetapkan oleh kementerian, dalam rangka meningkatkan kompetensi mereka terutama bagaimana berkolaborasi, membentuk komunitas, belajar anak anak di kelas, dan bahkan mewujudkan profil belajar Pancasila”, pukasnya.
Sementara itu, sebagai guru penggerak yang mendampingi peserta guru praktik pengajar, Ignasius Ghele Radja mengatakan, kegiatan Loka Karya ini difokuskan pada misi diri sebagai calon guru penggerak, untuk memperkarsai perubahan di sekolah masing masing.
“Disini calon guru penggerak sudah bisa mulai merefleksikan diri dan membuat visi dirinya, dari pengetahuan yang sudah dipelajari oleh guru penggerak”, imbuhnya.
Dari situ, lanjut Ignas, mereka bisa merancang visi sekolah. Calon guru penggerak ini juga sebagai pendidik pendidik pembelajaran, dan juga mendorong untuk membuat perubahan di sekolahnya masing masing.
“Dari ilmu yang didapat, rekan calon guru penggerak harus bisa berbagi dengan rekan rekan yang ada di sekolahnya”, ujarnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.













