Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Yadin Puarake Pastikan Tahun 2026 Ada Alokasi Anggaran Untuk Pembangunan Jalan dan Jembatan di Pantura Ende

Avatar photo
Reporter : Arnold Dewa Editor: Tim
Supriyadin Pua Rake, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur. Istimewa

Redaksi76.com Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Daerah Pemilihan (Dapil) NTT V, Muhamad Supriyadin Puarake, terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat di wilayah Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Ende, khususnya terkait pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.

Politikus yang akrab disapa Yadin ini pada tahun 2025 lalu berhasil mendorong pembangunan jalan pada segmen Wokonio–Maurole serta Detusoko–Kotabaru melalui skema pinjaman daerah Pemerintah Provinsi NTT senilai Rp1 triliun.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Upaya tersebut berlanjut pada tahun anggaran 2026. Yadin kembali memperjuangkan pembangunan infrastruktur jalan segmen Detusoko – Maurole dengan fokus pada peningkatan jalan segmen Detusoko–Kotabaru yang diprioritaskan di Kecamatan Wewaria.

Hal itu disampaikan Yadin kepada tim media usai melakukan komunikasi dan wawancara terkait program pembangunan infrastruktur daerah.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTT melalui dinas teknis terkait telah mengalokasikan anggaran miliaran rupiah untuk pembangunan jalan dan jembatan di kawasan tersebut.

“Untuk tahun 2026, pembangunan jalan segmen Detusoko–Maurole yang difokuskan di Kecamatan Wewaria dialokasikan anggaran lebih dari Rp5 miliar. Sementara untuk ruas Aembata–Aetou di Kecamatan Kotabaru dialokasikan lebih dari Rp4 miliar,” ujar Yadin.

“Dan untuk usulan tambahan masuk perubahan 2026 penanganan long segmen ruang detusoko maurole 5.450.000.000 namun yang masuk Murni sudah fixP pembangunan jembatan Dete Tou di Kab Ende 5.136.082.000”,ujarnya

Namun demikian, Yadin juga mengungkapkan adanya tantangan politik dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Ende di tingkat provinsi. Saat ini, kata dia, tidak ada satu pun anggota DPRD Provinsi NTT asal Kabupaten Ende yang duduk di komisi yang membidangi infrastruktur.

Baca Juga :  Plt. Dirut Bank NTT Tegaskan Mutasi Karyawan Itu Tunggu Dirut Baru, Yang Ada Saat Ini Pengisian Jabatan Yang Sudah Lama Kosong

“Kondisi ini tentu memengaruhi kecepatan realisasi sejumlah aspirasi masyarakat. Karena itu, saya meminta masyarakat dapat memahami situasi politik yang ada, terutama jika masih ada keluhan yang sudah diperjuangkan tetapi belum terealisasi,” jelasnya.

Meski begitu, Yadin menegaskan dirinya tetap optimistis dan berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi masyarakat Pantura Ende sesuai dengan fungsi dan tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat.

“Sebagai wakil rakyat, saya akan terus berupaya semaksimal mungkin memperjuangkan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung