Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Tokoh Nasional Asal NTT, Serahkan Gerakan Orang Tua Angkat Untuk Selamatkan Generasi Timur

Avatar photo
Reporter : Arnold Dewa Editor: Tim
Pengecara Internasional, Erles Rareral,S.H.,M.H. istimewa

Kita sering bicara Indonesia Emas 2045, tapi bagaimana mungkin kita mencapainya jika anak-anak NTT masih tertinggal jauh dari akses dasar,” katanya.

Tragedi Kemiskinan Yang Masih Terjadi

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Ajakan Erles menguat setelah muncul kabar memilukan dari Kabupaten Ngada, NTT, di mana seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun ditemukan meninggal dalam situasi yang diduga berkaitan dengan tekanan hidup dan keterbatasan ekonomi.

Anak tersebut diketahui hidup bersama neneknya dalam kondisi sangat sederhana, di sebuah pondok kecil di kebun terpencil.

Peristiwa ini menjadi alarm keras bahwa kemiskinan ekstrem dan ketimpangan akses pendidikan masih nyata terjadi, bahkan berdampak tragis pada anak-anak.

Dorongan Kolaborasi Negara dan Masyarakat

Hosting Unlimited Indonesia

Erles menegaskan bahwa gerakan ayah-ibu angkat ini tidak boleh berhenti sebagai wacana sosial semata, melainkan harus disinergikan dengan pemerintah, lembaga pendidikan, tokoh agama, serta organisasi kemanusiaan.

Ia berharap gerakan ini menjadi simbol bahwa Indonesia benar-benar satu, dari Sabang sampai Merauke.

“NTT adalah bagian sah dari masa depan Indonesia. Anak-anak NTT bukan anak daerah, mereka adalah anak bangsa,” pungkasnya.

Erles, yang juga dikenal sebagai pengacara di Ibu Kota, mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak tinggal diam dan mengambil bagian nyata dalam menyikapi tragedi ini.

“Ini bukan sekadar kabar duka dari daerah. Ini tragedi kemanusiaan yang harus dihentikan bersama. Negara dan masyarakat wajib hadir sebelum lebih banyak anak kehilangan masa depannya,” tegasnya.

Sumber: Tokoh nasional asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Erles Rareral, SH, MH, 

Baca Juga :  PT Sokoria Geotermal Indonesia Setor Bonus Produksi Rp 1,26 Miliar ke Pemda Ende

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung