Ditemui secara terpisah,imam mesjid Jami Darul Yaqin menegaskan, jika Polri ditarik ke bawah kementerian,maka akan berisiko menurunkan independensi. Padahal dalam negara demokrasi, kepolisian harus berdiri tegak di atas semua kepentingan politik dan sektoral.
Wacana ini kata Imam Masjid justru berpotensi menimbulkan tumpang tindih kewenangan serta mengaburkan fungsi utama kepolisian sebagai penjaga keamanan dan penegak hukum yang netral.
“Saya berharap Polri terus berkomitmen menjaga keutuhan, keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh pelosok tanah air. ” ucapnya.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo selama jni kata dia, telah menunjukkan kepemimpinan yang tegas dan konsisten dalam menjaga marwah institusi Polri. Sikap tersebut dinilai penting di tengah dinamika politik nasional dan tantangan keamanan yang semakin kompleks.
“Atas nama masyarakat kabupaten Ende, kami mengapresiasi keberanian Kapolri menyampaikan sikap yang jelas. Ini menunjukkan bahwa pimpinan Polri tidak ragu menjaga konstitusi dan sistem yang sudah diatur oleh undang-undang,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers, untuk tidak terpancing oleh wacana yang belum tentu memiliki dasar hukum yang kuat. Menurutnya, diskursus publik harus tetap mengedepankan kepentingan bangsa dan negara, bukan kepentingan kelompok tertentu.(R76/ humas Polres Ende)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.













