Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pemda Ende Berencana Bangun Agen Minyak Tanah Untuk Disalurkan ke Setiap BUMDes! Simak Tujuannya

Avatar photo
Ket. Foto: Bupati Ende Pose Bersama Pihak PT. Pertamina Usai Berdiskusi Terkait Kelangkaan Minyak Tanah di Kota Ende. Redaksi76.com

Redaksi76.com |Kelangkaan minyak tanah yang terjadi beberapa pekan membuat  Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda turun tangan dengan  melakukan kunjungan mendadak  ke PT Pertamina Ende yang berlokasi di Kelurahan Tetandara, Kecamatan Ende Selatan, pada Selasa, 23 Juli 2025.

Disaksikan tim media ini, tepat pukul 11. 15 Wita Bupati Yosef Badeoda tiba di lokasi Pertamina Ende  didampingi  sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kunjungan ini bertujuan untuk membangun diskusi dengan pihak Pertamina terkait penyebab terjadinya kelangkaan minyak tanah yang belakangan ini dikeluhkan masyarakat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

“Dalam diskusi kami bersama pihak Pertamina, telah dibahas secara mendalam mengenai kondisi pasokan minyak tanah di Kota Ende. Sebagai kepala daerah, saya merasa bertanggung jawab untuk mencari solusi konkret atas kelangkaan ini,”ujar Bupati kepada awak media usai pertemuan.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Yosef  mempertanyakan jumlah agen minyak tanah resmi yang saat ini beroperasi di wilayah Kota Ende, serta estimasi kebutuhan bulanan masyarakat terhadap komoditas energi tersebut.

Ia juga menyoroti pentingnya langkah-langkah strategis guna menjamin keberlanjutan pasokan di masa mendatang.

“Kami meminta adanya peninjauan terhadap kuota mingguan atau bahkan opsi penambahan agen distribusi. Hal ini penting agar masyarakat tidak terus-menerus mengalami kesulitan dalam memperoleh minyak tanah,” tegasnya.

Sebagai langkah jangka panjang, Bupati mengemukakan rencana pemerintah kabupaten Ende untuk mendirikan satu agen distribusi minyak tanah yang dikelola langsung oleh pemerintah daerah.

Agen tersebut diharapkan dapat berperan sebagai cadangan strategis saat terjadi gangguan distribusi atau kelangkaan pasokan.

Baca Juga :  DPC PKB Nagekeo Mengaku “Tobat” Dan Tak Ingin Terantuk Di Batu Yang Sama

“Nantinya, pasokan dari agen pemerintah ini akan kami distribusikan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan BUMDes yang akan mendistribusikan ke masyarakat sehingga tepat sasaran,”jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Supervisor Retail Sales DOM (RSD) PT Pertamina Ende, Vian Rafsanjani, menyampaikan dukungan positif terhadap inisiatif Bupati Ende.

Ia menjelaskan bahwa penambahan kuota minyak tanah hanya dapat dilakukan melalui pengajuan resmi dari Pemerintah Daerah kepada otoritas terkait.

“Setahu saya, untuk pengajuan penambahan kuota memang harus diawali dengan permohonan resmi dari Pemda. Kami tentu siap menindaklanjuti jika proses administratif tersebut telah ditempuh,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Vian menyambut baik rencana pendirian agen milik pemerintah sebagai langkah mitigasi atas potensi terulangnya krisis distribusi.

“Langkah tersebut sangat strategis dan dapat memperkuat sistem distribusi di daerah. Kami siap bekerja sama demi memastikan pelayanan energi kepada masyarakat berjalan optimal,” pungkasnya.

Kunjungan ini menandai komitmen serius Pemerintah Kabupaten Ende dalam memastikan ketersediaan energi yang adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat, sekaligus membangun sinergi positif dengan stakeholder strategis seperti PT Pertamina.

Penuli: Arnold Dewa

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung