Kontraksi PMTB dapat berarti pembangunan infrastruktur di daerah melambat, yang berpotensi memperlambat pemerataan akses terhadap fasilitas publik dan layanan dasar, terutama di daerah terpencil dan akan berdampak pada penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan pendapatan di masa mendatang.
” Ekonomi yang terlalu bergantung pada konsumsi rentan terhadap guncangan eksternal (misalnya inflasi) dan kurang berkelanjutan dibandingkan ekonomi yang didorong oleh investasi dan produksi.
Secara keseluruhan, kabupaten Ende menikmati pertumbuhan ekonomi yang baik saat ini, tetapi perlu segera mengatasi masalah investasi (PMTB) yang menurun untuk memastikan pertumbuhan yang lebih seimbang dan berkelanjutan di masa depan ” paparnya.
konsumsi besar masyarakat kata Marino, bisa berasal dari utang, uang bantuan sosial (bansos), dll. Sebaliknya, jika pertumbuhan dihitung berbasis sektor itu bisa memberikan menggambarkan yang lebih dekat. Misalnya ada sektor tertentu yang tumbuh disertai dengan adanya tenaga kerja yang terserap.
“Kalau pertumbuhan dihitung berbasis sektor itu kan bisa ada gambaran sektor yang tumbuh, ada tenaga kerja yang terserap. Itu kan jadi masalah kalau tumbuhnya yang terbesar dari konsumsi, sementara mengonsumsi itu sumber uangnya belum jelas apakah hasil kerja, hutang, atau dari bansos. Itu kan jadi masalah,” lanjutnya.
Ia merasa lebih baik jika penilaian pertumbuhan ekonomi dilakukan melalui 17 sektor. Kemudian dilihat sektor apa yang pertumbuhannya besar dan kemudian dilihat lagi apakah sektor itu memberikan dampak kepada masyarakat kabupten Ende.
“Misalnya yang memberikan sumbangan pertumbuhan ekonomi adalah industri manufaktur. Maka dilihat lagi industri manufaktur itu siapa yang mengerjakan. Kalau yang mengerjakan dari luar kabupaten uangnya tentu untuk luar negeri.
” Tidak berdampak kepada masyarakat Ende. Lalu kalau sektornya besar tumbuhnya tapi padat modal, itu juga tidak berdampak ke jumlah tenaga kerja yang terserap,” ujarnya.
Marino berpendapat, jika banyak perusahan yang tumbuh dengan baik dan menyerap tenaga kerja yang banyak maka pertumbuhan ekonomi tidak mengkhawatirkan karena tumbuh disertai dengan pemeratan, namun jika tumbuh dari sektor padat modal yang tidak diiringi dengan dampak kesejahteraan, maka ini kata Marino perlu suatu kajian mendalam tentang angka itu.
Di sisi lain, di tingkat kabupaten, terdapat perusahaan-perusahaan dengan bisnis baru yang terus mengalami pertumbuhan, separuh lebih produk yang dipasarkan oleh mitranya dijual secara online melalui platform media sosial maupun e-commerce.
Menurutnya, kebiasaan masyarakat untuk berbelanja kini memang sudah bergeser jauh, dari yang sebelumnya offline kini menjadi belanja online.
Ia menilai berbagai kelebihan dan kemudahan belanja online ikut merangsang masyarakat untuk lebih kosumtif sehingga menggerakkan perekonomian.
“Memang behavior masyarakat sudah beralih. Dulu belanjanya ke pasar sekarang di sambil rebahan rumah sudah bisa belanja secara online. ( tim)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.















