
“Imunisasi merupakan hak dasar anak untuk memperoleh perlindungan kesehatan sejak dini. Namun demikian, kita masih menghadapi tantangan signifikan, terutama yang berakar pada ketimpangan gender dan konstruksi sosial yang membatasi peran serta perempuan dalam pengambilan keputusan keluarga, termasuk dalam aspek kesehatan anak,” ungkap beliau.
Lebih lanjut, Ny. Mindriyati menyoroti bagaimana norma budaya patriarki di sejumlah wilayah di NTT masih berdampak terhadap keterbatasan akses ibu dan pengasuh terhadap layanan kesehatan. Kondisi ini diperburuk oleh minimnya keterlibatan ayah dalam proses pengasuhan anak, yang pada akhirnya menghambat capaian imunisasi yang optimal.
“Penting bagi kita semua, terlebih sebagai Bunda PAUD dan pengurus PKK, untuk mendorong partisipasi aktif kaum laki-laki dalam pengasuhan. Tanggung jawab atas kesehatan anak harus menjadi tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu,” tegasnya.
Beliau juga menekankan peran strategis Bunda PAUD sebagai agen perubahan yang tidak hanya memberikan edukasi kepada masyarakat, tetapi juga menjadi panutan dalam menerapkan nilai-nilai kesetaraan gender dan pentingnya kesehatan anak di kehidupan sehari-hari.
“Melalui jejaring PAUD dan PKK yang menjangkau hingga pelosok desa, kita memiliki kekuatan besar untuk membangun kesadaran kolektif. Kolaborasi antara Bunda PAUD, tenaga kesehatan, dan seluruh mitra pembangunan menjadi kunci dalam menciptakan dampak jangka panjang yang berkelanjutan.”
Dalam bagian akhir sambutannya, Bunda PAUD Provinsi NTT menyampaikan harapan agar lokakarya ini tidak hanya menghasilkan wacana, namun dapat memunculkan roadmap nyata, strategi aplikatif, dan rencana aksi yang dapat direplikasi di tingkat kabupaten/kota, termasuk melalui pelatihan bagi tenaga kesehatan dan edukator PAUD.
“Mari kita jadikan kegiatan hari ini sebagai titik tolak bersama menuju Nusa Tenggara Timur yang lebih maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan. Untuk masa depan anak-anak kita yang lebih cerah, mari kita bangun NTT dengan semangat kolaboratif dan komitmen yang tinggi,” pungkasnya.
Acara ditutup dengan seruan kebangsaan dan doa lintas agama sebagai simbol inklusivitas dan persatuan dalam membangun masa depan generasi emas NTT.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi: Sekretariat Bunda PAUD Provinsi NTT
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT
Email: bundapaud.ntt@nttprov.go.id
Telp: (0380) xxx-xxxx
Penulis : Arnold Dewa
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.













