Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Berita  

Berita Rusaknya Pekerjaan Preservasi Jalan Ruas Mauponggo-Ngera-Pu’uwala Tidak Sesuai Fakta Lapangan

Avatar photo

“Untuk paket preservasi ini, penandatangan Kontrak itu dilakukan tanggal 28 November 2026 dan berakhir tanggal 31 Desember 2026, artinya kalau berita kerusakan itu dinyatakan satu bulan selesai dikerjakan lalu jalannya rusak itu yang tidak benar, karena saat itu  waktu kontraktor sedang bekerja dan kami  belum PHO.  Dan juga nilai kontraknya Rp 9 Milyar bukan 18 Milyar seperti dalam berita itu dan berita tentang rusaknya ruas Jalan Maupongo-Ngera –Puuwala oleh CV Ratu Orzara adalah berita bohong atau hoax. Tidak sesuai dengan fakta sebenarnya
di lapangan,” tandas Rofinus.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Menurut Rofinus, sebelumnya Satker wilayah IV juga sudah menurunkan tim untuk memeriksa kondisi jalan itu tapi ternyata yang diberitakan di salah satu televisi swasta dan beberapa media online itu ternyata tidak benar.

“Tidak sesuai fakta sebenarnya di lapangan,” tegasnya.

Yanuarius Tenda

Sementara itu Yanuarius Tenda salah satu warga desa Ngera yang sebelumnya menyoroti  pekerjaan yang dinilainya  hancur dan minta KPK melakukan pemeriksaan saat ini  justru balik menyatakan bahwa  hasil pekerjaan yang dikerjakan oleh CV Ratu Orzara sangat bagus dan ckup memuaskan.

Dia mengakui bahwa retaknya aspal  dibeberapa titik tersebut terjadi karena faktor alam yaitu curah hujan tinggi.  Di kampung Ngera kata Yanuarius, jika musim pengujan maka  mata air selalu muncul dimana-mana dan merusak  badan jalan.

Dia juga mengaku bahwa pekan lalu  didatangi beberapa  oknum wartawan  menemuinya  bertanya soal pekerjaan jalan tersebut dan saat itu  pihak kontraktor juga sedang menyelesaikan pekerjan hotmixnya.

“Kasihan kontraktornya bekerja dimusim hujan sehingga jalan yang selesai dikerjakan harus di perbaiki. Daerah kami ini curah hujannya cukup tinggi dan   mata air tiba- tiba muncul di badan jalan. Dan saat ini hasil pekerjaan hotmix nya.cukup bagus dan memuaskan pak “ tandasnya.

Baca Juga :  Terkait Volume Pengerjaan Jalan Jalur Jala senga-Otogedu, Ini Penjelasan Kadis PUPR Ende

Seperti yang disaksikan media ini, nampak empat unit truk hino dutro yang mengangkut aspal panas (hotmix) terlihat antre menunggu giliran menumpahkan aspal panas ke Asphal Finisher  yang kemudian dilanjutkan dengan hamparkan secara merata oleh beberapa tenaga kerja.

Usai menghampar aspal panas itu, nampak tandem roller berkali- kali melintas  agar proses pemadatanny benar- benar rata dan padat. Nampak kwalitas permukaan hotmix dan struktur lapisan jalan terlihat bagus dan nyaman bagi pengguna khususnya pada musim penghujan ( tim)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung