Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Di Kupang, Pencuri Bobol Tabernakel Gereja, Hostia Dan Piala Dibuang Dekat Sampah

Avatar photo

Aksi tersebut mendapat perhatian serius dari wakil ketua DPRD Propinsi NTT, Alo Malo Ladi. Dirinya meminta Kapolda NTT untuk segera menangkap pelaku pencurian, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Saya yakin, Polda NTT sanggup mengungkap dan menangkap para pelaku kejahatan, karena ini merupakan barang kudus yang menjadi bagian dari iman Katolik” tandasnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Menurut Alo Ladi, barang kudus yang dicuri dan dibuang di sampah itu adalah Hostia yang juga disebut roti sakramen, roti Perjamuan Kudus, Roti Komuni, atau Anak Domba, yang selalu digunakan dalam ritual Perjamuan Kudus dalam agama Kristen, baik itu tradisi gereja Timur maupun tradisi Gereja Barat.

Menurut Alo Ladi, bagi umat Katolik, Hosti secara harafiah merupakan roti sakramen yang tak beragi melambangkan Kristus yang telah bangkit. Hosti itu sendiri dibuat dari tepung gandum dan air, namun setelah diberkati, maka sudah berinkranasi menjadi Tubuh Kristus dimana orang yang sudah layak menerima dan memakan Hosti menjadi satu tubuh dengan Kristus.

Sementara Piala yang dicuri dan dibuang oleh pelaku itu lanjut Alo Ladi, adalah tempat minum yang terbuat dari emas, minimal logam yang di dalamnya dilapisi emas. Dan pada Piala inilah anggur dicampur sedikit dengan air, berubah menjadi Darah Kristus setelah konsekrasi. Bagi umat Katolik, Piala itu disebut juga dengan cawan.

Ditempat terpisah, Kapolsek Kelapa Lima AKP Jemmy Noke kepada media membenarkan peristiwa itu. Pihaknya mengaku sedang melakukan penyelidikan. ( Karel P)

Baca Juga :  Lingkungan Rusak, Warga Desa Sanggazozo Minta Tambang Ilegal PT. Novita Karya Taga Tutup Selamanya

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung