Bukannya mendapat klarifikasi, ia malah dicekoki dengan sejumlah kata-kata dengan diksi yang sangat tidak ramah.
MM mengatakan, kendati cuma seorang suplayer, tapi sudah menguras darah dan keringat untuk Desa Ole Ate.
“Lalu kau ini siapa?”, tanya MM dalam percakapan itu.
“Walaupun kau seorang wartawan, kepala dinas, bupati, gubernur, presiden, kau tidak pernah berkorban untuk masyarakat. Kau ketemu saya hari Senin di Desa Ole Ate,” tantang MM dengan nada marah.
Bahkan sejumlah kata-kata tidak etis dilontarkan oleh MM yang dalam rekaman itu terdengar sudah tidak mampu lagi mengontrol emosinya.
Meski sudah berulangkali diingatkan oleh Rovyn agar tidak menanggapi emosi, MM semakin berapi-api amarahnya hingga mengeluarkan kata-kata yang tidak beretika.
Dalam percakapan berdurasi 24 menit 12 detik itu, MM bahkan menuding Rovyn sengaja menelponnya karena mungkin menganggap dirinya adalah kupu-kupu malam.
Sebuah tuduhan menyakitkan dilontarkan MM terhadap Rovyn sehingga membulatkan tekad sang kuli tinta ini untuk melaporkan supplier yang diduga bermasalah dalam penanganan bantuan RLH di Desa Ole Ate tersebut.
“Kau menilai yang tidak-tidak, kau hanya mau duduk mau main tanda tangan, mau dapat uang,” tuding MM dalam nada emosi.
Dituding seperti itu, Rovyn membalas bahwa ia tidak suka dengan tuduhan yang sudah mencoreng nama baiknya dan akan melaporkan hal ini ke polisi.
“Silahkan, mau di Polda, bupati, gubernur, presiden, saya siap,” tantang MM dengan tensi yang terdengar makin tinggi.
Diketahui, bantuan RLH tersebut bersumber dari APBD Pemprov NTT, yang dialokasikan kepada 34 kepala keluarga tidak mampu atau rentan miskin di Desa Ole Ate.
Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) mendapat alokasi anggaran sebesar 25 Juta Rupiah, dengan rincian 22,5 Juta Rupiah untuk pengadaan bahan bangunan dan 2,5 Juta Rupiah untuk biaya tukang (HOK).
KPM mengeluh karena distribusi beberapa jenis bahan bangunan oleh suplayer diduga tidak sesuai ketentuan dalam Daftar Rencana Pembelanjaan Bahan Bangunan (DRPB2).
Terkait ini, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten SBD, Petrus Japa Ole pun sudah memberi peringatan agar supplier bersangkutan segera menuntaskan pekerjaan sesuai ketentuan.*(B.76/tim)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.













