Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Tangkap  Provokator  Dan Aktor  Intelektual  Kasus  Tanah  Nangahale

Avatar photo

Upaya hukum ini penting dilakulan oleh AMAN agar masyarakat yang diadvokasi atau dibela bisa segera mendapatkan keadilan dan kepastian hukum lewat putusan Pengadilan,” kata Petrus.

AMAN, kata Petrus lagi, seharusnya menyadari  bahwa akan ada dampak buruk dari sikap menggantung persoalan terlalu lama dengan pola-pola yang anarkis di lapangan. Hal itu pada gilirannya akan menyebabkan warga masyarakat yang dibela menjadi bulan-bulanan harapan kosong.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Bahkan menjadi korban penipuan dan pemerasan dengan iming-iming dapat tanah kavling dan itu berpotensi berujung ke penjara,” ujarnya.

Berdasarkan informasi dari sumber tim Advokasi FKM Flobamora, Petrus Selestinus menegaskan bahwa ada beberapa warga Nangahale sering menjadi korban dari narasi pepesan kosong yang sering digembar-gemborkan oleh aktivis AMAN. Narasi dibuat, bahwa seakan-akan di atas lokasi tanah HGU milik PT Krisrama di Nangahale ada tanah Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat.

Sementara itu AMAN sendiri hingga saat ini tidak bisa membuktikan apa dan bagaimana bentuk, struktur, komposisi dan personalia Masyarakat Hukum Adat itu sendiri dan apakah Hak Ulayatnya secara nyata masih ada sesuai syarat UU,” demikian Petrus menambahkan.

Di sisi lain, para aktivis AMAN justru memproduksi berbagai pernyataan liar dengan narasai yang menghina, meninstakan dan mencemarkan nama-nama pemimpin Gereja Lokal dan tokoh masyarakat lainnya. Semua narasi dan tindakan yang mengandung muatan Tindak Pidana itu tidak saja dilakukan oleh aktivis AMAN tetapi juga oleh aktor intelektual lain di sana.

Pada waktunya akan ada konsekuensi pidana entah siapa pun dia pelakunya. Ingat, tidak ada seorangpun dan tidak ada profesi apa pun yang kebal hukum atau imun dari tuntutan pidana, sekali pun itu advokat,” tegas Petrus, yang juga juru bicara Tim Advokasi FKM Flobamora, Jakarta.

Baca Juga :  Sinyal Lemah Hambat Pariwisata Digital Wologai, DPRD Ende Desak Pemkab Ambil Langkah Konkret

Oleh karena itu dirinya meminta kepada  Polres Sikka untuk segera  bertindak cepat dan professional. Baik baik itu atas dasar dilaporkan maupun tidak dilaporkan. “Segera tindak tegas, tangkap dan tahan para provokator dan aktor intelektual yang setiap hari memproduksi berita fitnah, ujaran kebencian dan khabar bohong dengan membawa-bawa nama AMAN. Cari siapa aktor intelektual yang tengah memancing di air keruh, mendiskreditkan Gereja dan Pimpinan Umat,” kata Petrus. (tim)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung