” Tujuan untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan masyarakat, mengidentifikasi hambatan sedini mungkin, dan mencegah stunting.” ujar Ny Badeoda.
Seperti yang disaksikan tim media ini, tiba di setiap Posyandu, Istri orang nomor satu di kabupaten Ende ini nampak serius memperhatikan dan
memastikan pelayanan petugas kesehatan harus sesuai standar.
Diapit oleh petugas kesehatan, Ny Cici ingin memastikan saat penimbangan, pengukuran atau antropometri, dan pencatatan kesehatan balita serta ibu hamil termasuk penggunaan Buku KIA. Monitoring yang dilakukan oleh Ny Cici Badeoda ini selain kesehatan belita dan ibu hamil, juga untuk menilai kinerja kader, kelengkapan alat kesehatan, dan efektivitas pelayanan kesehatan yang diberikan dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat di lapangan, seperti balita dengan status gizi kurang atau masalah sarana prasarana.
“Pemerintah kabupaten Ende selalu hadir dan menjamin keberlanjutan dan kualitas pelayanan kesehatan dasar di tingkat dusun/kelurahan.” ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada para pendamping desa untuk senantiasa mengontrol. Jadi bukan hanya pendataan, tetapi juga memotivasi dengan memberikan penyuluhan terhadap seluruh masyarakat.
“Diharapkan juga ada kerjasama dengan TP PKK di desa, sehingga tidak ada lagi kasus dan anak dengan kategori stunting. Selain itu, semoga anak-anak yang stunting bisa segera pulih, jangan sampai para pengurus hanya menunggu perintah dan arahan saja, kami tidak berharap demikian,” tandasnya.( tim)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.















