Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Demam Piala Dunia 2026 Menjangkau Daerah, Karman Sado Kaki Buka Nobar Gratis di Halaman Caffe

Avatar photo
Reporter : Arnold Dewa Editor: Tim
Ket.Foto: Ahmad Sado Kaki, Owner Caffe Kaki Lena Hils, istimewa

Redaksi76.com  — Euforia Piala Dunia 2026 mulai terasa hingga ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.

Menjelang bergulirnya pesta sepak bola terbesar di dunia yang akan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di Amerika Utara, antusiasme masyarakat terus meningkat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Di tengah semangat tersebut, sebuah inisiatif sederhana namun penuh makna hadir dari pelaku usaha lokal di Kota Ende.

Owner Caffe Kaki Lena Hils, Ahmad Karman Sado Kaki, berencana menggelar nonton bareng (nobar) seluruh rangkaian pertandingan Piala Dunia 2026 secara gratis bagi masyarakat.

Kegiatan yang akan dipusatkan di halaman kafe itu menjadi ruang kebersamaan bagi para pencinta sepak bola untuk merasakan atmosfer turnamen dunia tanpa harus mengeluarkan biaya.

“Kami ingin menghadirkan kebahagiaan dan hiburan bagi masyarakat, khususnya para penggemar sepak bola di Ende. Semua fasilitas untuk menonton sudah kami siapkan. Teman-teman cukup datang dan menikmati pertandingan bersama,” kata Karman, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai kalangan. Karena itu, momentum Piala Dunia dinilai tepat untuk mempererat kebersamaan masyarakat melalui kegiatan yang positif dan terbuka untuk semua.

Ia menegaskan, masyarakat dapat menikmati fasilitas nobar secara cuma-cuma. Pengunjung hanya diminta menyiapkan kebutuhan pribadi seperti kopi maupun rokok masing-masing.

Inisiatif tersebut mendapat sambutan hangat dari warga. Di tengah keterbatasan akses sebagian masyarakat untuk menikmati siaran pertandingan secara langsung di rumah, kegiatan nobar gratis menjadi alternatif yang menghadirkan pengalaman menonton yang lebih meriah dan berkesan.

Baca Juga :  Patut Diteladani, Kebijakan Rudolfus Yang Pro Rakyat

Piala Dunia 2026 sendiri menjadi edisi bersejarah karena untuk pertama kalinya digelar di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Turnamen ini juga akan menghadirkan format baru dengan jumlah peserta yang lebih banyak, sehingga diperkirakan menjadi ajang paling spektakuler dalam sejarah sepak bola dunia.

Dari kota kecil di ujung timur Indonesia, semangat menyambut pesta sepak bola dunia itu membuktikan bahwa Piala Dunia bukan sekadar pertandingan olahraga, melainkan perayaan yang mampu menyatukan masyarakat lintas daerah, usia, dan latar belakang dalam satu kegembiraan yang sama.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung