Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Yosef Badeoda : Tidak Boleh Lagi Ada Kekerasan Terhadap Anak Di Kabupaten Ende

Avatar photo

Ende,Redaksi 76.Com,- Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda meminta orang tua dan pendidik untuk merubah paradigma berpikir anak dari cara berpikir menghabiskan menjadi cara berpikir menghasilkan.

“Kekerasan terhadap anak di kabupaten Ende tidak boleh terjadi lagi, sekali lagi saya tekankan tidak boleh terjadi lagi. Anak-anak kita memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik. Tidak boleh ada tekanan atau kekerasan” tandas Bupati Yosef Badeoda, saat membuka kegiatan Phase Out Program FREN di Aula Paroki Onekore, Pada Selasa,( 29/7/2025).

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Politisi Partai Demokrat ini mengharapkan agar orang tua dan pendidik harus mampu membimbing dan merubah pola dan cara berpikir anak dalam meraih cita-cita dan masa depan mereka.

“Saya perlu sampaikan anak jangan diajarkan berpikir miskin cuma hari ini saja, tetapi berikan dia cara berpikir kedepan untuk maju.” tegas Bupati Bedeoda.

Dihadapan peserta, orang nomor satu kabupaten Ende ini menekankan anak-anak di wilayah kabupaten Ende tidak ada yang teraniyaya dan tidak ber sekolah. Pemerintah dan steacholder terkait kata Bupati Yosef Badeoda harus mampu membuka akses seluas-luasnya bagi anak-anak.

“Saya sepakat dengan moto yang dipaparkan ini, perayaan kemandirian merajut perubahan,menyerahkan estafet. Ini bisa terlaksana jika akses dibuka seluas-luasnya bagi anak. Kita harus bisa siapkan anak- anak kita sebagai generasi penerus yang mandiri, tangguh dan memiliki semangat persaingan tinggi diera globalisasi ini. Tentu dasar pendidikannya harus baik, serta tidak ada lagi kekerasan kepada anak, yang membuat anak hidup dalam ketakutan.” Tandas Bupati Yosef Badeoda.

Baca Juga :  Genjot PAD, Dishub Ende Bakal Bangun 2 Lapangan Bongkar Muat Barang

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung