Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Warga Pantura Ende Geram, DPRD NTT Dapil V Dinilai Tutup Mata atas Kerusakan Parah Jalan Trans Utara

Avatar photo
Reporter : Arnold Dewa Editor: Tim
Ket. Foto: Alviano Wiwi, Ketua Maurole Project. Istimewa
Kondisi jalan provinsi di Jalur Trans Utara Ende. Istimewa

Ia menilai, sikap tersebut mencerminkan lemahnya keberpihakan wakil rakyat terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama di sektor infrastruktur. Alviano juga mengingatkan agar masyarakat tidak hanya dijadikan objek kepentingan politik pada masa kampanye.

“Pada saat kampanye, semua datang ke Pantura, mencari suara dan menyampaikan berbagai janji. Namun setelah kompetisi politik selesai, semuanya seolah menghilang. Bahkan ketika infrastruktur rusak parah akibat banjir dan longsor hingga melumpuhkan aktivitas transportasi warga, tidak ada satu pun yang turun untuk berdialog dan mencari solusi bersama,” tegasnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Ketua Maurole Project itu juga mengimbau masyarakat Pantura untuk lebih kritis dan reflektif dalam menilai kinerja para wakil rakyat yang telah diberi mandat.

“Peristiwa ini sangat melukai hati rakyat yang telah memberikan kepercayaan.

Kami mengajak masyarakat untuk membuka mata dan pikiran. Kami akan mengingat ini pada kontestasi politik berikutnya, dan kami akan berdiri bersama masyarakat,” pungkas Alviano.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari anggota DPRD Provinsi NTT Dapil NTT V maupun Pemerintah Provinsi NTT terkait keluhan masyarakat Pantura tersebut.

Baca Juga :  Usai Nikah Pengantin Langsung Dapat Adminduk Lengkap Dari Dukcapil Ende 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung