Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Terima DPP PATRIA PMKRI, Kementan Harap Komunitas Peternak Babi Berkontribusi Atasi Kemiskinan Ekstrem

Avatar photo

Jakarta, Redaksi 76.com,- Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian Dr. Drh. Agung Suganda di kantor Kementrian Pertanian pada hari Jumad 12 September 2025 lalu, menerima audiensi dari Ketua Umum DPP Perkumpulan Alumni Margasiswa Republik Indonesia Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (DPP Patria PMKRI) Agustisnus Tamo Mbapa dan jajaran pengurus PATRIA PMKRI.

ilustrasi peternak babi

Kepada sejumlah awak media, Dirjen Agung Suganda menjelaskan dalam pertemuan dengan DPP PATRIA PMKRI itu membahas bagaimana komunitas peternak babi dapat berkembang dan bermanfaat bagi perekonomian masyarakat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

“Kami menerima audiensi dengan DPP Patria PMKRI terkait bagaimana mendorong agar komunitas peternak babi dapat menjadi komunitas yang mendorong ekonomi para peternak dan penuntasan kemiskinan ekstrem di daerah-daerah khususnya Wilayah Indonesia Timur,” ujar Agung Suganda seusai menerima audiensi dengan DPP PATRIA PMKRI.

Dalam audiensi itu, Gustaf didampingi jajaran DPP PATRIA PMKRI, yaitu Septyarini (Sekretaris Jenderal), Const Joel Tukan (Waketum Bidang Pertanian, Peternakan, Maritim, Kehutanan dan Pembangunan Desa), Maksimus Ramses Lalongkoe (Waketum Bidang Internal Organisasi), dan Friederich Batari (Wakil Ketua Bidang Kominfo).

Sementara itu, Dirjen Agung Suganda didampingi Direktur Kesehatan Hewan drh. Hendra Wibawa, M.Si., Ph.D dan Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Dr. drh. I Ketut Wirata, M.Si.
Lebih lanjut, Agung Suganda menyambut baik masukan dari DPP PATRIA PMKRI terkait pengembangan komunitas peternak babi.

“Kami mengajak untuk bersama-sama membuat Rodmap Pengembangan Komunitas Ternak Babi,” ujar Agung Suganda.

Menurut Agung Suganda, rencana tersebut akan diawali dengan melakukan FGD (Focus Group Discussion) yang melibatkan perguruan tinggi, pemerintah pusat dan daerah, termasuk asosiasi peternak babi dan swasta.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem, KSOP Ende Larang Nelayan Dan Pelra Untuk Tidak Belayar

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung