Dampaknya diharapkan berkontribusi pada peningkatan kesehatan lingkungan secara alami. Ke depan,kata Bupati Yosef, pemerintah akan terus melakukan pengawasan agar kawasan yang telah ditertibkan tidak kembali digunakan untuk aktivitas yang melanggar aturan.
Usai memantau lokasi tersebut, nampak bupati Yosef Badeoda memanggil dan
menginstrusikan kepada Plt. Kasat Pol PP, Ibrahim untuk terus menyiagakan petugas dan memastikan tidak ada oknum yang kembali mendirikan bangunan liar di area publik tersebut.
Selain kepada Ibrahim, Bupati Yosef Badeoda juga menginstrusikan kepada Kepala Dinas (Kadis) PUPR Ende, Mustakim Mberu yang saat itu mendampinginya untuk segera membuat pagar bersifat darurat dan penanaman pohon serta penataan lanskap.
“ Segera lakukan karena kawasan ini akan dijadikan ruang publik multifungsi. Selain rekreasi, masyarakat juga dapat memanfaatkan area tersebut untuk berolahraga dan
bersosialisasi.” ujar Bupati Yosef.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Mustikim Mberu usai mendapat insruksi tersebut menegaskan dirinya siap mengamankan dan menjalankan instruksi dari Bupati sebagai pimpinannya tersebut.
Menurut Kadis Mustakim, langkah pemerintah melakukan penataan ini bukan untuk mematikan usaha masyarakat, tetapi untuk mengembalikan fungsi fasilitas umum.
Jalan dan trotoar kata Kadis Mustakim harus bisa digunakan sebagaimana mestinya.
“Pemerintah dibawah kepemimpinan bapak bupati Yosef Badeoda pastikan seluruh
proses dilakukan sesuai aturan dan dengan pendekatan persuasif,” tandas kadis Mustakim.
Kadis Mustakim kembali menegaskan sesuai instruksi Bupati Yosef Badeoda, para pedagang
yang terdampak tidak boleh dibiarkan tanpa solusi. Mereka semua diarahkan untuk
memindahkan aktivitas jual beli ke dalam area terminal Ndao yang telah disediakan.
Lokasi tersebut kata dia, dinilai lebih representatif, tertata, dan tidak melanggar ketentuan tata ruang . Penertiban ini kata Kadis Mustakim, menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bupati Yosef dalam membenahi wajah kota Ende, khususnya kawasan pasar tradisional dan sepadan pantai.
Dirinya berharap, dengan dukungan dan kesadaran bersama, sehingga kota Ende dapat berkembang menjadi pusat ekonomi rakyat yang tertib, bersih, dan nyaman tanpa mengorbankan mata pencaharian pedagang kecil.

Upaya penataan yang dilakukan pemerintah dibawah kepemimpinan Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda menunjukan tidak hanya berhenti pada penggusuran, namun
berlanjut pada revitalisasi infrastruktur.
Masyarakat kabupaten Ende kini mulai merasakan manfaat nyata dari kebijakan populer Bupati Yosef Badeoda.
Pintu masuk dari arah barat kota Ende
saat ini sudah terlihat cantik, bersih, dan rasanya lebih aman. Area milik pejalan kaki tersebut nampak telah disteril dari aktivitas perdagangan. Bupati Yosef adalah sosok pemimpin yang telah berhasil membawah perubahan.

Sosok pemimpin yang berhasil mengembalikan fungsi jalan sebagaimana mestinya, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih rapi, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.
Sejak penggusuran itu, para pedagang tampak saling bekerja sama mengangkat kayu, seng, terpal, dan perlengkapan dagang lainnya. Sebagian pedagang bahkan telah lebih dulu membersihkan area lapaknya sejak malam sebelumnya sebagai bentuk kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah. ( tef)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.















