Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ada Mata Air Yang Menjadi Kendala Pekerjan Pelebaran  Jalan Di Dile

Avatar photo

” Di sini memang banyak mata air sehingga tanah di bawah jalan ini lembek apalagi saat hujan, maka air yang melintasi bawah jalan juga deras, sehingga kita akan melengkapinya dengan saluran/ drainase ” kata Sanif.

Seperti yang perna diberitakan, masyarakat diminta bersabar atas proyek pelebaran jalan yang saat ini sedang ditangani oleh Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Propinsi NTT yaitu,paket Preservasi Ende- Wolowaru- Juncition – Kelimutu, dan paket Perservasi Wolowaru – bts kota Maumere.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Permintaan tersebut disampaikan Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) kabupaten Ende, Kasmirus Bara Bheri usai meninjau lokasi galian pelebaran jalan di desa Dile kecamatan Detusoko pada Minggu (5/10/2025).

Kasmirus menuturkan, proses pengerjaan pelebaran jalan dapat menimbulkan hambatan dan gangguan lalu lintas, namun hal ini bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur dan kenyamanan di masa mendatang.

” Mengapa perlu bersabar ? Pelebaran jalan adalah upaya untuk meningkatkan kapasitas jalan, memperlancar arus lalu lintas, dan mendukung pertumbuhan ekonomi , Saat ini memang ada ketidaknyamanan,namun hasil akhirnya adalah jalan yang lebih baik dan lebih lebar, yang akan sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.” tandasnya.

Politisi partai Golkar ini berharap agar masyarakat terutama para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di area proyek terutama di lokasi galian Koramera kecamatan Wolowaru dan di Desa Dile agar terhindar dari kecelakaan.

Kasmirus kembali menegaskan, pekerjaan sebuah proyek adalah proses penting untuk kemajuan infrastruktur. Itu itu dirinya meminta semua pihak untuk lebih sabar dan toleran terhadap dampak sementara yang ditimbulkan.

Baca Juga :  Proyek Preservasi Jalan Nasional Ende - Wolowaru - Juncition Kelimutu Tembus 74 Persen Progres

” Kita semua harus bersabar hingga pekerjaan selesai pada bulan Desember 2025.” paparnya.( tef)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung