Sinyal Lemah Hambat Pariwisata Digital Wologai, DPRD Ende Desak Pemkab Ambil Langkah Konkret

Ket. Foto: Yosafat Lima, Legislator Gerindra Kabupaten Ende. Istimewa

Redaksi76.com – Dibalik keelokan arsitektur megalitik dan keagungan tradisi budaya yang tetap lestari, Desa Adat Wologai Tengah, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, menyimpan satu ironi yang kian mencolok: keterbatasan akses internet yang signifikan, nyaris berada pada titik stagnasi.

Kondisi ini bukan semata-mata problematika teknis, melainkan telah menjelma menjadi penghambat struktural dalam pengembangan potensi pariwisata berbasis digital di kawasan tersebut.

Konektivitas yang lemah telah membatasi akses informasi bagi calon wisatawan serta menghalangi masyarakat lokal dalam memanfaatkan teknologi digital guna keperluan promosi, transaksi, dan penguatan branding destinasi.

Persoalan ini mengemuka dalam Rapat Paripurna DPRD Ende yang digelar pada Rabu (13/8), saat Anggota DPRD dari Fraksi Partai Gerindra Dapil IV, Yosafat Yosef Lima, S.H., dengan tegas mengangkat isu strategis tersebut ke hadapan forum legislatif.

“Wologai menyimpan kekayaan budaya yang luar biasa dan potensi pariwisata yang unik. Namun, lemahnya infrastruktur telekomunikasi menjadi penghambat serius bagi aksesibilitas informasi dan pengembangan pariwisata berbasis digital,” tegas Yosafat

Ia mendesak Pemerintah Kabupaten Ende agar tidak lagi menunda langkah-langkah penanganan. Menurutnya, di era transformasi digital, infrastruktur jaringan komunikasi sejatinya telah menjadi kebutuhan fundamental yang kedudukannya setara dengan infrastruktur jalan, listrik, dan air bersih.

“Pemkab harus segera melakukan langkah konkret. Koordinasi intensif dengan pihak penyedia layanan telekomunikasi harus dikedepankan demi memastikan kualitas jaringan di Wologai dapat ditingkatkan secara signifikan,” imbuhnya.

Aspirasi serupa telah pula disampaikan secara resmi oleh masyarakat Wologai Tengah, tokoh adat, serta Pemerintah Desa setempat.

Mereka menilai bahwa keterpaduan digital merupakan prasyarat esensial untuk kemajuan destinasi wisata, terlebih dalam mendukung tiga fungsi utama:

1. Promosi dan Diseminasi Informasi Wisata,

2. Kemudahan Akses, Navigasi, dan Reservasi Layanan,

3. Membangun Kepercayaan dan Rasa Aman bagi Wisatawan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung

Exit mobile version