Redaksi76.com – Dalam rangka mendukung terwujudnya visi pembangunan Kabupaten Ende yang Maju, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan berbasis Iman dan Budaya Ende Lio Nage Sare Pawe, Pemerintah Kabupaten Ende kembali menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelaksanaan Workshop Peningkatan Kapasitas Operator Desa dalam Verifikasi dan Validasi Data Anak Tidak Sekolah (ATS).
Kegiatan strategis ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Ende sebagai bagian integral dari misi besar dalam memperluas akses layanan pendidikan secara adil dan merata, khususnya bagi kelompok rentan seperti Anak Tidak Sekolah.
Sebagaimana diketahui, keberadaan ATS sering kali terdata secara administratif namun belum terverifikasi secara faktual di lapangan, sehingga memerlukan pendekatan yang lebih sistematis dan kolaboratif.
Peran Vital Pemerintah Desa
Dalam upaya mewujudkan basis data ATS yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, desa sebagai entitas pemerintahan terdekat dengan masyarakat dipandang memiliki peranan strategis.
Oleh karena itu, workshop ini difokuskan pada peningkatan kapasitas para operator desa agar mampu melakukan identifikasi, verifikasi, dan validasi data ATS secara tepat guna dan berkelanjutan.
Tujuan dan Sasaran
Workshop ini bertujuan untuk:
1. Meningkatkan pemahaman operator desa terkait konsep dan definisi ATS;
2. Melatih keterampilan teknis dalam proses verifikasi dan validasi berbasis sistem informasi;
3. Menjamin keakuratan data ATS sebagai dasar intervensi program pendidikan; dan
4. Mendorong sinergi lintas sektor dari tingkat desa hingga kabupaten.
Kegiatan ini menyasar sebanyak 277 operator desa/kelurahan dari seluruh wilayah Kabupaten Ende yang telah teridentifikasi memiliki data ATS. Para peserta telah dikelompokkan ke dalam tiga gelombang pelaksanaan, seluruhnya bertempat di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Ende:
Gelombang I: 20 – 23 Agustus 2025 (120 peserta)
Gelombang II: 25 – 28 Agustus 2025 (120 peserta)
Gelombang III: 29 – 30 Agustus 2025 (37 peserta)
Materi dan Narasumber
Workshop ini menghadirkan narasumber dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Ende. Adapun materi yang disampaikan meliputi:
1. Kebijakan dan Strategi Nasional Penanganan ATS;
2. Peran Desa dalam Penanganan ATS;
3. Teknik Verifikasi dan Validasi Data ATS;
4. Praktik langsung verifikasi menggunakan sistem (Dapodik, SIPBM, atau sistem lokal);
5. Diskusi interaktif serta penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) di masing-masing desa.
Menuju Kabupaten Ende sebagai Kota Pendidikan
Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam meletakkan dasar perencanaan berbasis data yang kuat untuk intervensi pendidikan.
Diharapkan, setelah mengikuti pelatihan ini, para operator desa tidak hanya memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam pengelolaan data ATS, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak kolaborasi lintas sektor guna menurunkan angka ATS di wilayah masing-masing.
Sebagai penutup, Pemerintah Kabupaten Ende menegaskan bahwa keberhasilan penanganan ATS tidak hanya bertumpu pada kekuatan kebijakan, melainkan pada kualitas data dan komitmen seluruh pemangku kepentingan.
Melalui kegiatan ini, Ende mengambil langkah nyata menuju transformasi sebagai Kota Pendidikan dalam semangat Ende Cemerlang – Cerdas, Mandiri, dan Gemilang.
Penulis: Arnold Dewa
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
