KOMPAK Indonesia Desak KPK Periksa BPJN NTT Terkait Dugaan Korupsi Uji Lab Material

JAKARTA, BERITA 76.COM, – Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi (KOMPAK) Indonesia mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memanggil dan memeriksa Balai Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT), terkait dugaan korupsi biaya uji laboratorium material proyek fisik proyek-proyek BPJN NTT.

Permintaan itu disampaikan Ketua KOMPAK Indonesia, Gabriel Goa dalam rilis tertulis yang diterima tim media ini pada Senin, 04 Agustus 2025, menanggapi dugaan pemberlakuan biaya uji laboratorium material konstruksi proyek sebesar Rp20 juta hingga Rp100 juta/rekanan.

“Terpanggil nurani menyelamatkan NTT dari perampokan hak-hak Ekosob Rakyat NTT, maka kami dari Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia (KOMPAK INDONESIA), pertama, mendesak KPK RI memeriksa BPJN NTT. Juga berkolaborasi dengan BPK RI melakukan audit investigatif secara komprehensif terhadap Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dengan melibatkan teman-teman pers,” tulis Gabriel dalam rilisnya.

Kedua, sebut Gabriel, KOMPAK Indonesia juga mendesak Ombudsman RI Perwakilan NTT untuk memanggil BPJN NTT guna melakukan klarifikasi terkait dugaan maladministrasi tersebut.

“Ketiga, meminta Presiden RI Prabowo Subianto untuk perintahkan Aparat Penegak Hukum, terutama KPK segera memproses hukum dan menuntut seberat-beratnya praktek Korupsi Berjamaah di NTT,” tegasnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung

Exit mobile version