JAKARTA, REDAKSI 76.COM,- Sekretaris Perusahaan Terbatas (PT). PELNI ( Persero), Ditto Pappilanda menungkapkan manajemen PT PELNI saat insiden KM Lawit yang ” mencium” sebagian bibir dermaga ( kolam labuh) pelabuhan Ippi di kabupaten Ende propinsi NTT pada Kamis ( 29/ 10) tersebut, langsung menyiapkan alternatif trasportasi setelah memastikan keselamatan seluruh penumpang yang terdampak.
” Kami telah menyiapkan alternatif transportasi agar perjalanan penumpang lanjutan tetap dapat dilayani, dan kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan akibat insiden ini ” ujar Ditto melalui pres rilis yang diterima media pada Jumad (30/10).
Usai insiden tersebut, PT PELNI ( Persero) kata Ditto, langsung mengajukan permohonan deviasi atau perubahan rute untuk KM Egon kepada Kementerian Perhubungan untuk segera melakukan deviasi dengan menyinggahi Pelabuhan Ende, Lewoleba dan Kupang sebelum kembali ke Pelabuhan Waingapu.
Ditto menambahkan KM Egon dijadwalkan kembali melayani rute regulernya pada Senin, 2 November 2026 setelah menyelesaikan perbantuan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Kementerian Perhubungan RI dan KSOP setempat kepada PT.PELNI terkait persetujuan izin KM Egon dalam rangka melayani mobilisasi penumpang Ex KM Lawit,” ujar Ditto.
PT. PELNI ( Persero) menurut Ditto, terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan memantau perbaikan KM Lawit. Perusahaan juga berkomitmen menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat berdasarkan hasil verifikasi dan koordinasi di lapangan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
