Lantas bagaimana kenyataan sekarang ini? Kita memiliki makna baru yang terlukis pada dimensi kemerdekaan.
Bumi dan semua kekayaan indonesia dikuasai oleh kapitalisme. Bangsa ini menjadi jongos di rumah sendiri. Kekayaan bumi indonesia terus dikuras oleh kegiatan kapitalisme.
Dampak dari itu, pengangguran dan kemiskinan semakin membengkak. Permerintah sulit membuka lapangan kerja .Akibatnya, sekitar lima juta Warga Negara Indonesia menjadi jongos diluar negeri melalui kegiatan ekspor tenaga kerja indonesia (TKI) dan tenaga kerja wanita indonesia (TKW) .
Semua negara maju didunia ini menilai indonesia sebagai produsen tenaga jongos yang terbesar di dunia. Padahal, kekayaan perut bumi indonesia, adalah yang terbesar didunia.
Namun semua itu di kuasai oleh negara lain melalui kegiatan kapitalisme dalam bentuk penjajahan ekonomi. Itulah merdeka baru. Lantas bagaimana dengan makna kata baru Merdeka ?
Hakekat kosa kata “Baru Merdeka”, ketika bangsa Indonesia mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Mampu membuat Jepang tergantung hidupnya dari indonesia lantaran kebutuhan gas Jepang dibeli dari Indonesia.
Kebutuhan batu bara Cina tergantung dari bangsa Indonesia. Kebutuhan minyak negara Singapore dan Amerika, tergantung dari bangsa Indonesia.
Kebutuhan minyak kelapa sawit Malaysia dan dunia tergantung dari Indonesia. Semua hal itu menjadi paradoks lantaran bangsa Indonesia tergantung dari mereka. Jadi kapan kita menikmat Baru Merdeka atau Merdeka Baru.)**
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
