Tak hanya itu, sebanyak 30 pendonor telah terdaftar untuk ikut ambil bagian dalam aksi donor darah. Bagi PKB Ende, ini lebih dari sekadar sumbangan darah. Ini adalah bentuk solidaritas bagi para pasien di RSUD Ende yang selama ini harus menanti penuh harap di tengah keterbatasan stok darah.
“Belakangan kami menerima banyak keluhan soal kurangnya persediaan darah di rumah sakit. Dengan kegiatan ini, semoga kami bisa ikut meringankan beban itu,” kata Anggota Fraksi PKB, Syaiful R. Soy.
Rencana awal sebenarnya lebih ambisius. Panitia sempat menggagas lebih banyak kegiatan sosial. Namun, keterbatasan anggaran dan waktu membuat mereka harus realistis—dan akhirnya memilih dua kegiatan inti ini sebagai simbol komitmen.
Namun, kendala itu tak menyurutkan semangat mereka. Karena, sebagaimana disampaikan Nikolaus, PKB lahir dari semangat pluralisme – nilai yang memuliakan keberagaman, empati, dan kebersamaan. Di momentum harlah ke-27 ini, mereka ingin menunjukkan bahwa politik tak harus selalu identik dengan kekuasaan. Ia juga bisa menjadi ruang untuk memberi dan peduli.
Di balik sederhananya kegiatan yang dirancang, ada pesan kuat yang ingin mereka sampaikan: bahwa partai politik juga bisa menjadi jembatan harapan.
Bahwa di balik angka usia ke-27, ada kedewasaan baru yang mereka upayakan—dengan hadir lebih dekat pada masyarakat, bukan hanya saat kampanye, tetapi justru di saat masyarakat paling membutuhkan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
