Redaksi76.com || Ende — Pemerintah Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), merespons keluhan warga terdampak gempa bumi di Desa Kelitembu yang hingga kini mengaku belum mendapatkan bantuan pemerintah.
Camat Wewaria, Fidel Bela, mengatakan persoalan tersebut terjadi karena data warga terdampak yang diterima pemerintah kecamatan hanya 10 kepala keluarga (KK).
“Data yang kami terima dari pemerintah desa jumlahnya 10 rumah sehingga bantuan yang kami siapakan sesuai jumlah data yang masuk,” kata Fidel dalam wawancara bersama tim media, Rabu (26/8/2026).
Kendati demikian, Fidel menegaskan bahwa pemerintah kecamatan tidak ingin menyalahkan pihak mana pun atas persoalan tersebut.
Sebab menurutnya, yang lebih penting saat ini adalah pemerintah memastikan adanya solusi bagi masyarakat yang terdampak bencana.
“Sebagai pimpinan di wilayah Kecamatan Wewaria, saya tidak persalahkan siapa-siapa, yang paling penting kami harus mampu menemukan solusi, karena menurut informasi yang kami peroleh warga yang keluhkan bantuan tersebut adalah mereka yang membangun posko mandiri akibat ketakutan atas gempa susulan yang masi berlangsung hingga saat ini,” ujarnya.
Ia mengatakan, stok bantuan di Kecamatan Wewaria saat ini masih tersedia. Namun, penyaluran bantuan pemerintah harus mengacu pada data warga terdampak.
Karena itu, Fidel meminta Pemerintah Desa Kelitembu untuk kembali melakukan pendataan terhadap seluruh warga yang terdampak gempa dan segera melaporkannya kepada pemerintah kecamatan.
“Untuk stok bantuan saat ini masih ada. Namun, karena penyaluran bantuan dari pemerintah harus berbasis data, maka kita imbau Pemdes Kelitembu untuk mendata kembali jumlah warga terdampak di wilayah tersebut kemudian dilaporkan ke pemerintah kecamatan,” jelasnya.
Meski data tingkat kabupaten disebut telah ditutup, Fidel mengatakan pihaknya akan berupaya berkomunikasi dengan pemerintah kabupaten agar kebutuhan warga terdampak di Kelitembu tetap dapat diperhatikan.
Sebelumnya, Pemerintah Kecamatan Wewaria telah mendistribusikan bantuan ke sejumlah desa yang terdampak gempa di wilayah tersebut.
DPRD Ende Dorong Pemerintah Bergerak Bersama
Anggota DPRD Kabupaten Ende, Sipri Doi, turut menyoroti persoalan tersebut. Ia mengatakan penanganan bencana harus dilakukan secara kolektif, mulai dari pemerintah desa, kecamatan hingga pemerintah kabupaten.
Menurut Sipri, pemerintah desa harus lebih aktif memantau kondisi warga setelah bencana. Pendataan kerusakan rumah dan kebutuhan warga dinilai menjadi langkah penting agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
