Kisah Seorang Guru Flores

Guru Wara pun ikut diperiksa. Ia dipanggil paling terakhir. Saat diperiksa oleh polisi, guru Wara tetap tenang tenang saja. Ia justru bertanya tanya dalam hati sendiri, salahnya apa? Anehnya, setelah pemeriksaan tentang asal usul dari guru, polisi pemeriksa itu langsung menyuruh guru Wara untuk segera pulang saja. Hal ini tentu saja membuat bapak Kapolsek yang sudah menunggu di lapangan menjadi bingung, koq kenapa orang terakhir ini bisa langsung pulang.

Maka sang kapolsek pun memanggil polisi pemeriksa tadi. ” Eh itu tadi yang hitam keriting tu kenapa lu kasih pulang?” Mungkin Kapolsek ini curiga bawahannya ada terima sogok.

Siap Ndan…yang tadi tu orang Flores Ndan.” jawab sang polisi pemeriksa. Komandannya semakin bingung. “Loh terus kenapa dibebaskan ?” tanya Kapolsek

“Siap Ndan…anuuu Ndan…saya sering baca di koran Ndan…orang Flores itu, seperti Frans Seda, Sentis da Costa dan Ben Mang Reng Say, mereka itu orang orang baik, mereka itu pejabat yang bersih dan tidak suka tipu – tipu atau makan uang orang, jadi saya yakin orang Flores yang tadi itu juga pasti orang baik, maka saya suruh pulang saja Ndan ”
Mendengar alasan itu bapak Kapolsek hanya bisa geleng – geleng kepala saja, dan berkata ” ya…itukan guru, tapi kalau politisi belum tentu !”.)**

*CATATAN REDAKSI
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut diatas, Anda dapat mengirimkan artikel dan /atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami,sebagaimana diatur dalam pasal (1) ayat (11) dan (12) Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirim melalui email :berita76gmail.com atau ke no kontak : 0813 3982 5669/0812 3646 2309.

Ikuti Berita Kami di www.redaksi76.com

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung

Exit mobile version