Tak Punya Izin Tambang, Pemilik dan Karyawan PT. Novita Karya Taga Diperiksa Penyidik Polres Ende

Saat ini Kami tengah melakukan penyelidikan dan sedang meminta keterangan dari berbagai pihak terkait, karena bagi kami prinsip nya, apabila bertabrakan dengan Aturan hukum sesuai dengan aduan masyarakat akan kami tindak lanjuti,” ungkap Librian.

Ia juga menambahkan, pihaknya telah meminta aparat pajak untuk menghitung secara keseluruhan sumber penghasilan bukan pajak yang tidak disetor oleh pihak yang melakukan produksi. “Karena apabila tidak melakukan pembayaran pajak bagi yang bersangkutan akan di jerat dengan undang-undang Korupsi,” tegas Andre.

Sementara itu Direktur PT. Novita Karya Taga, Hendrika Lede yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Kamis (15/6/2023) pukul 8.45 Wita tidak merespon hingga berita ini ditayang. Padahal pesan WhatsApp/WA tersebut sudah dibaca.

Pantauan tim media ini lokasi tambang/galian C ilegal milik PT. Novita Karya Taga di Desa Sanggazozo, Kecamatan Nangapanda telah dipasangi Police Line. Tidak ada aktivitas di lokasi tersebut. Bahkan tidak ada satu staf atau penjaga yang berada di lokasi tersebut.

Ketika Tim media memasuki areal tambang, beberapa bangunan semi permanen yang dibangun berjejer sebagai mes tempat tinggal karyawan terlihat sepi. Pintu-pintunya tampak tertutup dan dikunci. Yang terlihat hanya dua ekor anjing menggongong ketika melihat kedatangan tim media ini.

Tim media pun mengambil gambar dan video untuk dijadikan dokumentasi. Nampak 6 unit Hino Dutro ukuran jumbo berwarna hijau parkir sejajar dan dikelilingi Police Line. Selain itu nampak 6 unit Exavator, 2 unit louder, 1 unit greder dan 2 unit viniser yang juga dipasang Police Line.

Plice line juga tampak dipasang pada 2 unit mesin stone cruisser (Penggiling Batu, red) yang terletak di bagian barat areal tambang. Police line juga terlihat dipasang pada Aspal Mixing Plan (AMP) juga.

Tim media pun menelusuri Sungai yang berada di bagian barat tambang itu. Tampak Daerah Aliran Sungai (DAS) Nangapanda terlihat lebih dalam dan terlihat bekas kerukan.

Ada banyak kubangan dengan berbagai ukuran akibat kerukan dari alat berat. Sementara di dalam areal tambang itu, terlihat agregat dengan berbagai ukuran dan abu batu hasil olahan stone cruiser seukuran ukuran bukit kecil. (B76/tim)

CATATAN REDAKSI 
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut diatas, Anda dapat mengirimkan artikel dan /atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami,sebagaimana diatur dalam pasal (1) ayat (11) dan (12) Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirim melalui email :berita76gmail.com atau ke no kontak : 0813 3982 5669/0812 3646 2309.

Ikuti Berita Kami di www.redaksi76.com

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung

Exit mobile version