Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa perpustakaan tidak hanya berperan sebagai tempat membaca dan menyediakan bahan bacaan, tetapi memiliki peran sosial yang lebih luas, yaitu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi ketika masyarakat membutuhkan penguatan, edukasi, dan pendampingan.
Dari kegiatan tersebut terlihat dampak positif yang sangat menggembirakan. Anak-anak yang mengikuti kegiatan tampak semakin ceria, aktif berinteraksi, berani mengekspresikan diri, serta menikmati setiap aktivitas yang dilaksanakan.
Suasana penuh tawa dan sukacita menjadi gambaran bahwa kegiatan sederhana yang dilakukan dengan penuh kepedulian dapat memberikan energi positif bagi proses pemulihan anak-anak.
Melalui kegiatan Trauma Healing ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ende berharap anak-anak yang terdampak gempa Flores dapat secara perlahan bangkit dari rasa takut dan trauma, kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang, serta memiliki semangat dan harapan untuk menatap masa depan.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ende untuk terus hadir bersama masyarakat, tidak hanya melalui pelayanan literasi dan kearsipan, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Ende.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
