RDP Alokasi Anggaran Penanganan Bencana Alot, Ketua DPRD Ende Bogem Anggota Dewan Dari Hanura

ENDE, REDAKSI 76.COM,- Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kabupaten Ende terkait alokasi anggaran penanganan bencana berujung ricuh. Ketua DPRD Ende berinisial FT diduga memukul anggota DPRD dari Partai Hanura, Iwan Kila, setelah terjadi ketegangan saat rapat berlangsung.

Dugaan pemukulan itu terjadi di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Ende saat RDP membahas alokasi anggaran penanganan bencana dan penyaluran bantuan tanggap darurat bagi masyarakat terdampak gempa bumi, Senin (1/9/2026).

RDP yang berlangsung cukup lama itu memanas setelah pimpinan rapat memutuskan untuk menskorsing jalannya persidangan, sementara sejumlah peserta masih hendak menyampaikan pendapat terkait agenda yang dibahas.

Keputusan tersebut mendapat protes dari Iwan Kila. Ia mempertanyakan alasan rapat tiba-tiba diskorsing karena menurutnya masih terdapat sejumlah hal penting yang hendak disampaikan dalam forum tersebut.

“Bagaimana pimpinan, ada banyak hal yang mau kita sampaikan tapi tiba-tiba skorsing,” kata Iwan Kila.

Dalam situasi tersebut, Iwan kemudian membanting dokumen Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) ke meja di hadapannya sebagai bentuk protes terhadap keputusan pimpinan rapat.

Tindakan itu kemudian memicu ketegangan antara Iwan Kila dan pimpinan rapat. Ketua DPRD Ende FT disebut turun dari meja pimpinan dan diduga memberikan pukulan  terhadap Iwan dan mengenai bagian pelipis kiri Iwan Kila hingga menyebabkan bagian tersebut mengalami bengkak dan membiru.

Ketegangan di dalam ruang rapat kemudian berusaha dilerai oleh sejumlah peserta RDP. Beberapa pejabat dan anggota DPRD disebut ikut menahan FT agar situasi tidak berkembang lebih jauh.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Mustaqim Mberu, Kepala Bapenda Ende berinisial Jufri Seko dan Mahmud Jengga salah seorang anggota DPRD dari Partai Demokrat disebut turut berupaya menenangkan situasi dengan menahan FT.

Sementara Iwan Kila memilih menghindari ketegangan. Ia kemudian didampingi Mursalim, salah seorang ASN pada Sekretariat DPRD Ende, keluar dari ruang sidang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung

Exit mobile version