WALHI Minta Seluruh Pemimpin Gereja di Flores Tolak Proyek Geothermal Karena Dampaknya Sangat Membahayakan

Ket.Foto: Ketua Walhi NTT. Istimewa

Pernyataan sikap dari Uskup Agung Ende itu, menurut dia, sangat baik dan harus menjadi komitmen bersama ke depan.

“Pernyataan dari Uskup Agung Ende ini saya pikir menjadi contoh untuk pemimpin umat di keuskupan lain, terutama di Flores. Saya pikir perlu mengambil sikap tegas dalam penyelamatan lingkungan,”ujarnya.

Niat baik memastikan keselamatan umat di masa depan, harus dilakukan sejak dini oleh para pemimpin umat.

Umbu berkata, dalam tiga kasus di Ulumbu, Sokoria dan Mataloko mestinya menjadi pembelajaran.

Kelompok tani dan perempuan serta masyarakat adat, paling terdampak akibat proyek itu.

Dia berpandangan, semua pemimpin umat harus berada digaris depan untuk membendung pembangunan Geothermal.

Data dari Kementerian ESDM, setidaknya ada 28 titik geothermal di Pulau Flores yang akan dikembangkan.

Tiga titik sebelumnya, telah memberi peringatan dari berbagai aspek yang menggerus hak hidup banyak orang.

“Saya pikir umat entah siapapun, harus mengambil peran dan berani tegas menolak proyek ini. Tidak ada neko-neko begitu. Seperti yang dilakukan Uskup Agung Ende,” tutupnya

Penulis: Arnold Dewa

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung

Exit mobile version