“Ini perlu agar mendapatkan masukan yang komprehensif termasuk langkah-langkah jangka pendek, menengah dan panjang,” ujar Agung Suganda.
Dirinya berharap sektor pengembangan ternak babi dapat meningkat dan menjadi komunitas yang memberikan manfaat seluas-luasnya bagi para peternak babi termasuk jaminan dari segi keamanan pangan terhadap konsumen.
Sementara itu, Ketua Umum DPP PATRIA PMKRI Agustinus Tamo Mbapa menyambut baik respons positif dari Kementan terkait upaya pengembangan komunitas peternak baik.
“Nanti kami akan terlibat dalam FGD. Dengan demikian, kami berharap komunitas peternak babi dapat bertumbuh dan memberikan manfaat bagi ekonomi masyarakat,” ujar Gustaf.
Gustaf berharap pemerintah khususnya Kementan membantu pengentasan penyakit babi ASF atau Demam Babi Afrika.
Untuk diketahui, panyakit babi ASF merupakan penyakit virus yang sangat menular dan mematikan pada babi domestik dan babi liar.
Gustaf menambahkan NTT khususnya di Wilayah Keuskupan Agung Kupang dapat dijadikan proyek percontohan untuk mengembangkan sektor peternakan babi.
“Di sana (Keuskupan Agung Kupang, red), sudah ada kandang babi. Kami berharap Kementan dapat berkolaborasi dan memberikan terkait pengembangan ternak babi,” ujar Gustaf. (Kasmir)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
