”Jadi festival ini dirancang sebagai ikhtiar inspiratif untuk belajar dan berbagi praktik baik literasi (best practice literacy) yang melibatkan berbagai elemen masyarakat di Kota Kupang,” ungkapnya.
Ia mengatakan, para peserta yang terlibat dalam festival literasi kali ini meliputi pemuda-pemudi yang aktif di bidang literasi, Komunitas Pegiat Literasi, Pegiat TBM, PKBM, LSM, Yayasan, Kader Posyandu, PKK, Ketua RT/RW, serta warga Masyarakat Kota Kupang yang memiliki minat mendalam terhadap dunia literasi.
Bagi peserta yang ingin bergabung, proses pendaftaran mulai dibuka pada hari ini tanggal 17-21 September 2024 melalui link https://forms.gle/oHcKwGVs3iowLosQ8)
Selama festival, kata Polikarpus, peserta akan mendapatkan pengalaman yang memperkaya dari berbagai kegiatan yang difokuskan pada praktik literasi yang berdampak positif seperti diskusi praktik baik komunitas penggerak literasi, lokakarya pengelolaan komunitas penggerak, literasi, seminar pentingnya literasi dini, lokakarya membacakan nyaring, lokakarya menulis buku cerita anak, dan lokakarya jurnalistik untuk warga.
Setiap kegiatan dirancang untuk memperkuat budaya literasi, baik di tingkat komunitas maupun individu, sekaligus memberikan pengetahuan dan keterampilan yang relevan guna mendorong kemajuan budaya literasi di keluarga, sekolah, dan masyarakat di Kota Kupang.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
